Tak Kunjung Surut, Banjir di Sapan Lumpuhkan Akses dan Aktivitas Warga

Tak Kunjung Surut, Banjir di Sapan Lumpuhkan Akses dan Aktivitas Warga
Banjir yang merendam kawasan Jalan Raya Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung tak kunjung surut hingga Rabu (15/4/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

“Sering banjir, tapi tidak separah ini. Biasanya besoknya sudah surut,” katanya.

Menurutnya, kondisi banjir menyebabkan banyak kendaraan mogok dan memaksa warga berjalan kaki untuk melanjutkan perjalanan.

“Motor banyak yang mogok. Banyak yang berhenti di sana, karyawan juga banyak yang jalan kaki,” tuturnya.

Baca Juga:Banjir 4 Hari Rendam Rancabolang Derwati, 248 KK Terdampak dan Krisis Air BersihWarga Cijagra Terisolasi, Perahu Jadi Andalan di Tengah Banjir Bojongsoang

Meski akses tidak sepenuhnya tertutup, warga harus menghadapi risiko tinggi saat melintas. Bahkan, sebagian warga memilih menumpang kendaraan besar seperti truk agar bisa melewati genangan.

“Kalau ada truk lewat, mereka numpang. Takut juga kalau sudah seperti ini,” katanya.

Banjir yang tak kunjung surut ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga. Layanan transportasi online sulit diakses karena pengemudi enggan melintas di kawasan terdampak.

“Pesan ojek online juga tidak ada yang berani. Jadi jalan kaki atau motor dipaksakan sampai dititip di jembatan tol,” ujar Siregar.

Siregar berharap pemerintah dapat lebih serius menangani permasalahan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut. Ia menilai, jika pengelolaan anggaran dilakukan dengan baik, persoalan seperti ini seharusnya bisa diatasi.

“Harapan warga tentu pemerintah fokus mengurusi masyarakat. Kalau anggaran dipergunakan sesuai manfaatnya, seharusnya tidak seperti ini,” katanya.

0 Komentar