Jazilul Fawaid Tegaskan Program 'Turun ke Lapangan' dan 'Naik Kelas' di Muscab PKB Kabupaten Bandung

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, memimpin langsung Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bandung
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, memimpin langsung Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Bandung yang digelar di Soreang, Rabu (8/4/2026). Foto Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres/
0 Komentar

“Kalau buat target ya bukan 16 lah, 20 gitu. Tapi 16 itu yang realistis, enggak boleh ditawar,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jazilul juga menyinggung potensi Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, untuk naik ke level kepemimpinan yang lebih tinggi. Ia menilai secara administratif dan rekam jejak, Dadang telah memenuhi syarat.

“Kalau Pak Dadang secara formal administratif sudah lulus. Track record sudah lulus untuk jadi gubernur,” katanya.

Baca Juga:Pemkab Bogor Tertibkan Anak Jalanan, Mayoritas Pendatang Akan Dipulangkan ke KeluargaPolisi Gagalkan Peredaran Obat Keras Ilegal di Klapanunggal, Ribuan Pil Disita

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa politik memiliki banyak variabel yang harus diperhitungkan. Namun, dalam kerangka program “naik kelas”, setiap kader didorong untuk siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

Jazilul menegaskan, konsep “naik kelas” tidak terbatas pada jabatan politik semata, tetapi juga membuka peluang di bidang lain seperti akademisi maupun profesional.

“Jangan kita mempersempit diri. Program naik kelas itu bisa ke mana saja, tidak hanya politik. Bisa jadi rektor, kepala rumah sakit, atau posisi lain sesuai kapasitas kader,” tuturnya.

Ia pun mengingatkan agar kader tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang sudah diraih. Menurutnya, keberhasilan di tingkat daerah harus terus ditingkatkan ke level yang lebih tinggi.

“Kalau program di Kabupaten Bandung sukses, naikkan jadi program Jawa Barat. Kalau bagus lagi, naikkan lagi. Itulah program naik kelas,” pungkasnya.

0 Komentar