Pemkab Bandung Barat Uji Pola Kerja Fleksibel ASN

Pemkab Bandung Barat Uji Pola Kerja Fleksibel ASN
ASN Bandung Barat saat mengikuti upacara di Lapang Mekarsari Kecamatan Ngamprah. Dok Prokompim KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi memberlakukan skema kerja fleksibel bagi ASN, dengan kombinasi Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) 50:50 setiap hari Jumat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menjelaskan kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat mengenai transformasi budaya kerja ASN.

“Kebijakan ini bukan sekadar penyesuaian sistem kerja, tetapi bagian dari transformasi yang mengarah pada pola kerja yang lebih adaptif dan berbasis kinerja,” ujar Asep, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:Bupati Bandung Pastikan WFH Diawasi, ASN Melanggar Bakal Kena Sanksi Tukin!Bukan Hari Libur , WFH ASN Setiap Jumat Wajib Online dan Respons Maksimal 5 Menit

Penerapan WFH dan WFO dilakukan secara proporsional, disesuaikan dengan karakter tugas, fungsi, dan kebutuhan setiap unit kerja. Dengan demikian, tidak semua pegawai otomatis mendapatkan kesempatan bekerja dari rumah setiap pekan.

“Saat ini, Pemkab sedang menyiapkan surat edaran bupati yang mengatur teknis pelaksanaannya di seluruh perangkat daerah,” katanya.

Asep menegaskan, WFH bukan berarti libur. ASN tetap harus menunjukkan tanggung jawab, disiplin, dan integritas tinggi. Kinerja harus tetap optimal dan pelayanan publik tidak boleh terganggu.

“Setiap pegawai, dimanapun bekerja, harus memastikan tugas dan fungsinya terlaksana dengan baik,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab akan memaksimalkan penggunaan teknologi informasi dalam pelaporan dan monitoring kinerja ASN. Laporan harian wajib dikirim melalui sistem yang otomatis menutup entri pada akhir hari kerja, sehingga tidak ada penundaan atau diskresi.

“Dengan sistem ini, semua aktivitas kerja akan tercatat rapi dan transparan, memudahkan evaluasi kinerja serta perencanaan kerja berikutnya,” tambahnya.

Selain meningkatkan disiplin, skema kerja fleksibel ini juga diharapkan memberi dampak positif pada kesejahteraan ASN. Bekerja dari rumah sekali seminggu memberi kesempatan lebih banyak untuk menyeimbangkan kehidupan profesional dan pribadi.

Baca Juga:WFH Jumat di Bogor Berpotensi Ciptakan “Long Weekend” bagi ASN, Bupati Bogor Beberkan Alasannya!WFH ASN Resmi Berlaku Setiap Jumat, Pemkot Cimahi Tekankan Efisiensi dan Digitalisasi Layanan

“Pegawai bisa menghemat waktu perjalanan, mengurangi stres, dan tetap produktif. Ini juga mendukung efisiensi energi dan lingkungan lebih bersih,” kata Asep.

Transformasi budaya kerja ASN ini juga mendorong penguatan integritas dan profesionalisme. ASN diharapkan menjadi teladan dalam etos kerja, disiplin, serta sikap dan perilaku sehari-hari, sekaligus meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas.

0 Komentar