JABAR EKSPRES – Ratusan penumpang KA Serayu dan KA Papandayan dialihkan ke bus dan kereta cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang akibat gangguan perjalanan imbas anjloknya KA Ciremai di Cikalongwetan.
Insiden tersebut terjadi setelah KA Ciremai menabrak material longsoran tanah di petak jalan Maswati-Sasaksaat, tepatnya di Kampung Galudra, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/4/2026).
Akibat kejadian itu, perjalanan kereta api di jalur tersebut dihentikan sementara guna menjamin keselamatan serta memberi ruang bagi proses penanganan di lokasi.
Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengambil langkah cepat dengan mengalihkan penumpang KA Serayu ke moda transportasi darat menggunakan bus pariwisata.
Bus-bus tersebut diberangkatkan dari Stasiun Padalarang menuju sejumlah tujuan, seperti Bekasi, Jatinegara, dan Pasar Senen melalui Tol Cipularang.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan yang terjadi.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Penghentian sementara perjalanan dilakukan demi keselamatan, sambil menunggu penanganan di lokasi selesai,” ujar Kuswardojo.
Sementara itu, penumpang KA Papandayan relasi Garut-Gambir dialihkan menggunakan layanan kereta cepat Whoosh dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Halim.
Pengalihan tersebut dilakukan setelah KAI berkoordinasi dengan KCIC untuk memastikan penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan.
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengatakan pihaknya mengakomodasi penumpang dalam beberapa jadwal keberangkatan.
Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional
“Kami mengakomodasi penumpang KA Papandayan yang terdampak melalui layanan Whoosh dari Stasiun Padalarang secara bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan tempat duduk,” kata Emir saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, hingga pukul 18.00 WIB sebanyak 385 penumpang diberangkatkan menuju Stasiun Halim tanpa dikenakan biaya tambahan.
“Pengalihan ini dilakukan untuk memastikan penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman meski terjadi gangguan operasional,” pungkas Emir. (Wit)
