Penguatan ekosistem dan talenta digital melalui inisiatif AI CoE untuk mendorong solusi AI lintas sektor.
JABAR EKSPRES – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia dengan mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital.
Upaya ini dilakukan untuk mendorong lahirnya solusi berbasis AI yang aplikatif serta mendukung percepatan transformasi digital nasional yang merata.
Baca Juga:Tingkatkan Keamanan Aset Nasabah, BRI BO Bandung Asia Afrika Hadirkan Layanan SDB dengan Privilege KhususBocoran Tampang Honda Vario 160 2026, Fitur Bakal Lebih Canggih Bak Motor Premium
Dalam agenda kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi meninjau langsung fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan oleh talenta digital lokal melalui sesi pameran dan pemaparan proyek.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Telkom dalam memberikan ruang eksplorasi bagi inovator lokal untuk mengembangkan kapabilitas serta memperluas pengetahuan terkait teknologi AI.
Pada sambutannya, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi menegaskan bahwa AI adalah teknologi strategis yang harus membawa dampak nyata bagi layanan publik dan industri.
Menurutnya, inovasi hebat selalu membutuhkan kolaborasi erat antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk mempercepat adopsi dan menghasilkan ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” ujar Faizal.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, AI Center Makassar hadir melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE).
Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor.
Baca Juga:Harga PS5 Naik Lagi! Dampak Perang Iran dan Krisis Chip Bikin Konsol Sony Makin MahalTelur Dinosaurus Ditemukan Ratusan Butir Usai Terkubur 70 Juta Tahun, Berasal dari Berbagai Spesies
Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, serta menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung.
