Damkar Cimahi Sempat Diancam Dilaporkan ke Presiden hanya Gara-gara Kunci, Ini Cerita Lengkapnya!

Damkar Cimahi Sempat Diancam Dilaporkan ke Presiden hanya Gara-gara Kunci, Ini Cerita Lengkapnya!
Petugas damkar saat menyelematkan seekor kucing. (Dok. Damkar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di balik tugas utama menangani kebakaran dan penyelamatan darurat, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Cimahi juga dihadapkan pada berbagai laporan tak terduga, termasuk panggilan iseng hingga permintaan bantuan yang dinilai tidak mendesak.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Cimahi, Achmad Suparlan, mengungkapkan fenomena tersebut kerap terjadi di lapangan. Bahkan, tak jarang petugas harus merespons laporan yang seharusnya bisa ditangani sendiri oleh masyarakat.

“Misalkan yang bertamu ke kita, udah bertamu gitu, kuncinya ketinggalan di dalam. Ya istilahnya oh minta dibukain kan sering gitu ya,” kata Achmad saat menceritakan pengalamannya nyeleneh Damkar Cimahi pada Jabar Ekspres, Selasa (31/3/26).

Baca Juga:Kisah Nyeleneh Damkar Cimahi, Diminta Tagih Pinjol hingga Lepas Cincin Batu AkikData Damkar Cimahi: Kejadian Kebakaran Menurun tapi Kasus Non Kebakaran Melonjak

Ia melanjutkan, ternyata laporan tersebut bukan seperti kunci yang tertinggal yang biasa terjadi pada rumah, tetapi lebih sering pada kendaraan.

“Bukan, malah kunci mobil kebanyakannya mah. Kalau kunci rumah mah biasa. Nah itu terus yang ini terakhir ini yang kadang-kadang dia punya kunci motor, kunci motornya jatuh ke selokan,” lanjutnya.

Ironisnya, laporan-laporan tersebut kerap datang di saat petugas tengah menangani situasi yang lebih mendesak. Bahkan, menurutnya, ada warga yang tetap memaksa dilayani.

“Terus kita lagi ada penanganan yang lebih urgent gitu, (pelapor) malah marah-marah gitu, mau lapor ke presiden gitu. ‘Ku saya dilaporkeun ke presiden’ padahal ke selokan tinggal ngambil gitu harus Damkar,” katanya.

Achmad menilai, kondisi ini menunjukkan masih adanya ketidakpahaman masyarakat terhadap tugas Damkar yang sebenarnya.

“Ya jadi itu hal-hal lucu bagi saya gitu, yang emang menurut saya masyarakat rada-rada gimana ya, ya masih agak kurang paham gitu tugas kita kan banyak,” ungkapnya.

Fenomena Damkar sebagai layanan “multisektor” juga semakin menguat, terutama di media sosial. Hal ini tidak lepas dari karakter layanan Damkar yang responsif tanpa banyak prosedur administratif di awal.

Baca Juga:Cerita Unik Damkar Cimahi: Padamkan Api, jadi Psikolog Putus Cinta hingga Rayakan Ulang Tahun WargaDamkar Petakan Titik Rawan, Permukiman Padat di Cimahi Rentan Kebakaran

“Betul, karena Damkar itu tidak pernah nanyain yang lain-lain, hanya assesment, yang lain cuma foto, WA, dan shareloc, sudah berangkat. Terutama kalau kejadian kebakaran dan kejadian penanganan hewan,” jelasnya.

0 Komentar