Puluhan Korban Investasi Bodong di Bogor Geruduk Rumah Pelaku, Kerugian Capai Rp1,1 Miliar

Puluhan warga yang mengaku korban penipuan investasi bodong di Tenjolaya Bogor. (dok Ist)
Puluhan warga yang mengaku korban penipuan investasi bodong di Tenjolaya Bogor. (dok Ist)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Praktik penipuan investasi bodong kembali terjadi di wilayah Bogor. Korbannya kali ini adalah puluhan emak-emak yang menggeruduk rumah terduga pelaku di kawasan Perumahan Puri Tenjo, Kabupaten Bogor pada Jumat (27/3/2026)

Mereka mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan terduga pelaku berinisial LL dengan modus investasi penjualan sembako.

Praktek penipuan ini sudah berlangsung selama kurang lebih 6 bulan dan memakan korban sekitar 50 orang dengan kerugian mencapai Rp1,1 miliar dan diduga bisa bertambah karena masih ada korban lain yang belum melapor secara resmi.

Baca Juga:Pulang Mudik, Pemilik Warung Ayam Goreng di Serang Temukan Jasad Korban Mutilasi di Dalam FreezerUsulan Bupati Kang DS Terwujud, SMAN 1 Kutawaringin Resmi Berdiri 

Dilansir dari Megaswara, salah satu korban bernama Vivi, menyebutkan modus penipuan dari pelaku yang awalnya hanya membuka sistem pre-order (PO) untuk berbagai kebutuhan sembako seperti gula, beras, dan minyak goreng. Usaha tersebut berjalan lancar hingga permintaan terus meningkat.

Pelaku kemudian menawarkan kesempatan kepada warga untuk menanamkan modal. Ia menjanjikan keuntungan dari selisih harga pembelian dan penjualan barang. Skema tersebut membuat banyak warga tertarik untuk berinvestasi.

“Awalnya lancar, jadi kami percaya. Saya sendiri mengalami kerugian sebesar Rp91 juta,” ujar Vivi.

Selain pelaku LL, diduga masih ada pelaku lain yang juga membantu LL dalam menjalankan aksinya, yakni suami dan adiknya.

Sayangnya ketika didatangi para korban kerumahnya , para pelaku ini tidak ada ditempat dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Para korban telah sepakat untuk mengumpulkan bukti dan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Mereka berharap aparat segera menangkap pelaku dan mengembalikan kerugian yang mereka alami.

Kapolsek Tenjo, IPTU Hendrik, yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi, dan langsung mengamankan demo tersebut.

Baca Juga:Sepekan Rilis, Album ARIRANG BTS Sukses Pecahkan Rekor5 Ide Bisnis Paling Dicari Setelah Lebaran, Siap-siap Cuan Melimpah

“Jadi saya dapat informasi ada demo di Puri Tenjo, warga demo geruduk rumah orang. Ketika saya cek ke lokasi ternyata itu warga yang diduga menjadi korban penipuan investasi sembako, minyak goreng dan gula pasir,” ungkpanya kepada wartawan. Minggu (29/3).

Tim dari kepolisan diketahui langsung mengamankan lokasi bahkan memasang garis polisi dirumah tersebut.

“Alhamdulillah situasinya kondusif. Kemudian saya sosialisasikan terkait perkara hukum, akhirnya mereka mau ikut ke polsek buat LP, buat laporan. Situasi aman sampai saat ini, kalau kita biarkan atau kalau telat, mungkin sudah pada masuk rumah pelaku sampai berbuat anarkis,” imbuhnya.

0 Komentar