Arus Balik Lebaran Masih Stabil, Dishub Prediksi Puncak ke-2 Terjadi Akhir Pekan

Arus Balik Lebaran Masih Stabil, Dishub Prediksi Puncak ke-2 Terjadi Akhir Pekan
Sejumlah kendaraan pemudik melintas saat arus balik lebaran di Jalan Raya Limbangan, Kabupaten Garut menuju Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (27/3). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai terbagi menjadi dua segmen, yaitu yang terikat waktu kerja dan yang lebih fleksibel, sehingga distribusi arus menjadi lebih merata,” katanya.

Dishub Kabupaten Bandung juga memproyeksikan puncak arus balik kedua akan terjadi pada H+6 atau Sabtu (28/3) dan H+7 atau Minggu (28/3), meskipun tidak akan setinggi lonjakan awal.

“Untuk H+6 dan H+7 akan terjadi puncak arus balik kedua, namun volumenya tidak akan terlalu padat karena sebagian kendaraan sudah terdistribusi sejak awal,” ujar Eric.

Baca Juga:Arus Balik Mulai Meningkat, 14.579 Penumpang Tercatat Telah Masuk Bandung via Terminal CicaheumArus Balik 2026, Ditlantas Polda Jabar: 15 Persen Pemudik Belum Kembali ke Wilayahnya Masing-masingĀ 

Secara kumulatif, sejak H-7 hingga H+5 pukul 14.00 WIB, tercatat sekitar 1.178.598 kendaraan bergerak dari Bandung menuju Garut. Sementara yang kembali ke Bandung baru sekitar 1.048.752 kendaraan.

Artinya, masih terdapat lebih dari ratusan ribu kendaraan yang diperkirakan akan kembali dalam beberapa hari ke depan.

“Untuk besok yang diprediksi sebagai puncak arus balik kedua, jumlah kendaraan bisa mencapai lebih dari 120 ribu kendaraan per hari,” katanya.

Selain arus balik, Dishub juga menyoroti tingginya aktivitas wisata, khususnya di kawasan Pangandaran, yang masih dipadati pengunjung hingga malam hari. Kondisi ini dinilai akan turut memengaruhi lonjakan arus balik, terutama pada Minggu.

Sementara itu, untuk kawasan wisata di Kabupaten Bandung seperti Ciwidey dan Pangalengan, volume kendaraan dalam dua hari terakhir terpantau menurun dibandingkan puncak H+2, namun masih berada di atas LHR.

Dishub memperkirakan jumlah wisatawan ke dua kawasan tersebut akan kembali meningkat mulai Jumat sore hingga akhir pekan.

Terkait rekayasa lalu lintas, Eric menyebut pihaknya akan menerapkan skema situasional, termasuk kemungkinan pembukaan jalur alternatif di Cikaledong dan Ciburial apabila terjadi kepadatan.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran 2026, 74 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan BandungĀ Arus Balik di Ciamis Mulai Landai, Dominasi Kendaraan Pribadi Masih Tinggi

Sebagai langkah antisipasi, Dishub mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian, terutama ke kawasan wisata yang memiliki kontur jalan menantang.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, karena jalur menuju Ciwidey dan Pangalengan memiliki jalan sempit serta banyak tanjakan dan turunan,” ujarnya.

Selain itu, pengemudi juga diminta menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri saat lelah.

0 Komentar