JABAR EKSPRES – Sebanyak 15 persen dari jumlah pemudik yang tercatat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, dilaporkan belum kembali ke wilayahnya masing-masing.
Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, 15 persen dari jumlah pemudik yang tercatat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 tersebut diprediksi akan kembali ke wilayahnya masing-masing pada hari ini, Jum’at, 27 Maret 2026.
“Hasilnya, arus mudik yang mengarah ke Jabar selama operasi Ketupat Lodaya 2026 ini ada sebanyak 1.298.046 kendaraan, dengan indikator traffic counting yang kami dapatkan angka arus balik sampai 25 Maret 2026 itu (kemarin) sebanyak 1.100.328 kendaraan, sehingga masih tersisa 197.718 kendaraan alias 15 persen dari arus mudik,” katanya, Jum’at (27/3).
Baca Juga:Arus Balik Lebaran 2026, 74 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan Bandung Arus Balik di Ciamis Mulai Landai, Dominasi Kendaraan Pribadi Masih Tinggi
Raydian mengaku, bahwa jajarannya akan terus mengantisipasi arus balik tersebut yang diprediksi akan terus berlangsung hingga akhir pekan nanti.
“(Namun) Alhamdulillah situasi arus lalin (masih) terkendali meski terjadi beberapa penumpukan kendaran, semisal di rest area saat arus balik. Kami sudah lakukan imbauan lewat public address dan langsung di lapangan ke para pemudik agar tak berhenti di bahu jalan,” ungkapnya.
Maka dari itu, Raydian mengungkapkan bahwa jajarannya akan terus mengimbau kepada para pemudik khususnya yang kembali ke wilayahnya masing-masing untuk tetap mematuhi aturan yang telah diberlakukan.
Selain itu ia juga menuturkan, agar para pemudik tetap dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanannya.
“Jika mengantuk, pemudik bisa memanfaatkan rest area atau pospam yang tersebar di 332 posko wilayah hukum Polda Jabar. Jangan memaksakan mengemudi dalam kondisi mengantuk. Sebab, banyak kejadian micro sleep, sehingga kecelakaan bisa mengancam diri sendiri, juga persiapkan kendaraan yang akan dipakai sekaligus cek kelengkapannya, semisal fungsi pengereman, penerangan, dan beberapa fungsi di kendaraan,” pungkasnya.(San).
