JABAR EKSPRES – Stok bahan bakar minyak (BBM) diklaim aman menghadapi arus balik Lebaran 2026. Itu disampaikan Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fathul Nugroho kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Ia menegaskan agar masyarakat tidak khawatir terhadap pasokan energi khususnya BBM nasional, lantaran saat ini dipastikan dalam kondisi sangat aman meski di tengah bayang-bayang konflik Timur Tengah.
“Menjelang arus balik, BPH Migas menegaskan kembali bahwa stok BBM nasional dalam kondisi sangat aman,” ujarnya, dikutip Rabu (25/3/2026).
Baca Juga:Perkuat Sistem Perdagangan, RI Dorong Reformasi WTO di KTM KamerunPakar Nilai Masayrakat Tak Perlu Khawatir Soal Pasokan Energi, Sebut Indonesia On The Right Track
Untuk itu, ia kembali mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Sehingga tidak menimbulkan kelangkaan BBM.
Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135 apabila membutuhkan BBM darurat di tengah perjalanan.
Selanjutnya, Fathul memaparkan bahwa pada 22 Maret 2026, ketahanan stok BBM nasional berada dalam kondisi sangat memadai, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.
“Penyaluran dari Terminal BBM Pertamina ke berbagai SPBU berjalan lancar tanpa kendala, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” kata dia.
Di samping itu, ia juga memastikan kualitas BBM yang beredar di masyarakat telah sesuai dengan standar pemerintah, sebab pihaknya telah melakukan monitoring secara rutin.
Selain pemantauan nasional, BPH Migas juga memastikan ketahanan pasokan BBM di Pulau Kalimantan dalam kondisi aman. Khusus di Kalimantan Barat, sejak malam takbiran 20 Maret 2026, suplai BBM ke SPBU terus ditingkatkan sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026.
Sejumlah SPBU di Kota Pontianak juga dioperasikan selama 24 jam untuk mengurangi antrean. Berdasarkan pemantauan per 22 Maret 2026, kondisi antrean kendaraan mulai berangsur membaik.
Baca Juga:Stok BBM Dijamin Aman, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying Jelang LebaranPertamina Kelimpungan Cari Sumber Impor BBM Alternatif Imbas Penutupan Selat Hormuz?
“Langkah ini diharapkan dapat menjaga kenyamanan masyarakat, terutama saat arus mudik dan arus balik,” kata Fathul.
Berdasarkan keterangan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat Widhi Tri Adhi Hidayat, kondisi penyaluran BBM di wilayah Kalimantan Barat per 23 Maret 2026 secara umum berjalan aman dan lancar. Wilayah yang sebelumnya mengalami antrean panjang akibat lonjakan permintaan dan panic buying kini berangsur normal.
