Ribuan Keluarga Kunjungi Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Sukabumi

Momen Idulfitri 1447 H menjadi penawar rindu bagi ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB
Momen Idulfitri 1447 H menjadi penawar rindu bagi ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Sukabumi. 
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Momen Idulfitri 1447 H menjadi penawar rindu bagi ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Sukabumi.

Pihak Lapas memberikan kesempatan kunjungan keluarga spesial hari raya, yang memicu lonjakan pengunjung hingga mencapai ribuan orang selama tiga hari berturut-turut.

Berdasarkan data resmi Lapas Sukabumi, antusiasme keluarga untuk bertemu Warga Binaan sangat tinggi.

Baca Juga:Kritik Kebijakan Kompensasi Pemungut Koin di Jalur Pantura: Solusi Nyata atau Sekadar Pencitraan?Kayuhan Lelah yang Berujung Berkah, Ketika Nazar Sang Kombes Memuliakan Ayah Tangguh

Pada hari pertama kunjungan Lebaran 2026, tercatat sebanyak 513 pengunjung mendatangi lapas. Jumlah ini melonjak tajam pada hari kedua dengan total 677 pengunjung, dan berlanjut pada hari ketiga sebanyak 378 orang.

Komitmen Pelayanan dan Keamanan Ketat

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan layanan kunjungan yang humanis namun tetap waspada.

Personel dikerahkan untuk melayani tamu dengan ramah dan santun guna menjaga kekhidmatan silaturahmi lebaran.

Namun, Budi mengingatkan bahwa prosedur keamanan tidak akan dikendorkan sedikit pun.

Setiap pengunjung wajib mengikuti rangkaian pemeriksaan berlapis sebelum diperbolehkan bertemu dengan Warga Binaan.

“Ketegasan dalam menjalankan aturan tetap menjadi prioritas kami. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan badan, hingga penggeledahan barang bawaan dilakukan secara ketat untuk mencegah masuknya barang terlarang seperti narkoba atau senjata tajam,” tegas Budi Hardiono, Selasa (24/3/2026).

Selain pemeriksaan fisik, pihak Lapas juga memberlakukan pembatasan durasi pertemuan guna memastikan seluruh keluarga mendapatkan kesempatan yang sama untuk berinteraksi dengan sanak saudara mereka di dalam.

Baca Juga:Mobil Travel Masuk Jurang di Puncak Jahim Majalengka, Sejumlah Penumpang TewasDishub Jabar Kucurkan Rp28 Miliar untuk Pengadaan CCTV Berbasis AI

Ratusan Warga Binaan Terima Remisi Lebaran

Selain mendapatkan kesempatan kunjungan spesial, kebahagiaan para Warga Binaan semakin lengkap dengan turunnya Remisi Khusus (RK) Idulfitri 2026.

Sebanyak 309 orang WBP dilaporkan menerima pemotongan masa tahanan yang bervariasi, mulai dari 15 hari hingga 1 bulan 15 hari.

Rincian penerima remisi tersebut mencakup 2 orang narapidana kasus korupsi, 180 orang kasus narkotika, serta 127 orang dari kasus pidana umum.

Pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap perubahan perilaku positif para Warga Binaan selama menjalani masa pemidanaan di Lapas.

Dengan adanya program kunjungan dan pemberian remisi ini, diharapkan stabilitas keamanan di dalam Lapas tetap kondusif, serta memberikan motivasi bagi para WBP untuk terus memperbaiki diri hingga masa bebas mereka tiba. (son/yan)

0 Komentar