Mobil Travel Masuk Jurang di Puncak Jahim Majalengka, Sejumlah Penumpang Tewas

Sebuah Mobil Travel Masuk Jurang sedalam belasan meter di Kawasan Puncak Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingamb
Sebuah Mobil Travel Masuk Jurang sedalam belasan meter di Kawasan Puncak Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kecelakaan maut mewarnai arus balik Lebaran 2026 di jalur perbatasan Kabupaten Majalengka dan Ciamis. Sebuah Mobil Travel Masuk Jurang sedalam belasan meter di Kawasan Puncak Jahim, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, pada Selasa (24/3/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Insiden nahas ini menimpa rombongan satu keluarga besar asal Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, yang tengah dalam perjalanan pulang usai merayakan Idulfitri di Kabupaten Tasikmalaya.

Mobil travel yang mengangkut sekitar 20 orang tersebut diduga kehilangan kendali saat melintasi jalur Puncak Jahim yang dikenal memiliki medan sempit, berkelok, dan tanjakan curam.

Baca Juga:Dishub Jabar Kucurkan Rp28 Miliar untuk Pengadaan CCTV Berbasis AIAtasi Macet Lebaran, Pemprov Jabar Kucurkan Kompensasi Sopir Angkot di Sukabumi

Data Korban dan Simpang Siur Jumlah Kematian

Hingga Selasa siang, terdapat perbedaan data terkait jumlah korban jiwa. Pihak keluarga menyebutkan sedikitnya 6 orang meninggal dunia. Namun, berdasarkan rilis resmi sementara dari RSUD Cideres, tercatat 3 korban dinyatakan meninggal dunia, sementara belasan lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Humas RSUD Cideres merilis identitas korban meninggal dunia yang dikirim dari RSUD Talaga, yakni:

Mala (35), warga Rengasdengklok Selatan – Karawang. Karwati (65), warga Rengasdengklok Selatan – Karawang. Desi (42), warga Karawang.

Ketiganya dilaporkan mengalami luka serius pada bagian kepala dan dada. Sementara itu, beberapa korban luka lainnya, termasuk balita bernama Kia Putri (4) dan Oman (55), saat ini sedang menjalani perawatan intensif dan persiapan operasi di RSUD Cideres serta RSUD Talaga akibat cedera kepala dan patah tulang.

Suasana Haru di Rumah Duka Rengasdengklok

Kabar Mobil Travel Masuk Jurang ini mengejutkan warga di Desa Rengasdengklok Selatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan tetangga korban mulai menyiapkan rumah duka di wilayah Warudoyong Selatan.

Awang, salah seorang tetangga, menyebutkan bahwa saat kejadian rumah korban dalam keadaan kosong karena seluruh anggota keluarga inti ikut serta dalam rombongan mudik tersebut.

Baca Juga:Muhammadiyah Jabar Gelar Salat Idul Fitri 20 Maret 2026, Siapkan Ratusan Titik Siap Layani JemaahLantunan Ayat Suci dari Sudut Jatinangor: Kiprah Imam Muda 12 Tahun di Penghujung Ramadhan

“Semua anggota keluarga ikut mudik, sekitar 20 orang dalam satu mobil travel itu. Rumah tadi terpaksa dibuka oleh warga setelah mendapat persetujuan kerabat korban,” ungkap Awang.

Proses Evakuasi dan Penjemputan Jenazah

Pihak Kepolisian sektor Rengasdengklok telah menyiagakan sedikitnya tujuh unit ambulans untuk menjemput jenazah dan korban luka dari Majalengka.

0 Komentar