JABAR EKSPRES – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta memproyeksikan lonjakan arus balik Lebaran akan mencapai puncaknya pada Selasa, 24 Maret 2026 atau H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menghadapi periode padat tersebut, KAI mulai mengoptimalkan berbagai langkah operasional untuk memastikan kelancaran mobilitas penumpang yang kembali ke Jakarta.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak H+1 Lebaran.
Baca Juga:Jangan Salah Tempat! Ini Lokasi Salat Id 2026 Muhammadiyah di Bandung Hasil Sidang Isbat, Lebaran 1447 Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Hingga Minggu pagi pukul 09.00 WIB, tercatat lebih dari 41 ribu penumpang tiba di sejumlah stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta, dengan jumlah keberangkatan yang hampir seimbang.
Secara keseluruhan, volume kedatangan penumpang selama periode arus balik pada 23 hingga 29 Maret diperkirakan mencapai rata-rata 50 ribu orang per hari.
“Angka ini (50 ribu) adalah (rata-rata kedatangan di) Stasiun Pasar Senen, Gambir, dan stasiun-stasiun lainnya, seperti Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek. Jadi, total rata-rata per harinya sekitar 50 ribu penumpang yang balik ke wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Franoto.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, KAI mengoperasikan tambahan perjalanan kereta api.
Tercatat sebanyak 20 perjalanan kereta tambahan disiapkan, terdiri dari 13 perjalanan dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Layanan tambahan ini akan berlangsung hingga 1 April 2026.
“Ya, tetap untuk kereta api tambahan kita operasikan dari wilayah Daop 1 Jakarta. Kereta api tambahan ada 13 perjalanan keberangkatan dari Stasiun Gambir dan tujuh perjalanan dari Stasiun Pasarsenen. Jadi, totalnya 20 perjalanan kereta api tambahan, sampai tanggal 1 April,” kata dia.
Selain penambahan armada, KAI juga menyoroti pentingnya ketertiban di area stasiun, khususnya dalam proses penjemputan penumpang.
Franoto mengimbau masyarakat agar menghindari penggunaan kendaraan roda empat saat menjemput di Stasiun Pasar Senen, mengingat keterbatasan kapasitas parkir yang berpotensi menghambat arus lalu lintas di area tersebut.
Baca Juga:Mendag Pantau Pasar Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok Dinilai Masih TerkendaliMendag Kaji Ulang Aturan E-Commerce Usai Maraknya Kasus Penipuan Transaksi Online
Dengan berbagai langkah antisipatif ini, KAI berharap arus balik Lebaran dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh penumpang.
