Sementara untuk pihak keluarga atau orang tua, Polres Cimahi memberikan bingkisan untuk menemani perjalanan, baik untuk makan berbuka ataupun bagi yang tidak berpuasa untuk bisa langsung makan di bus.
Niko juga mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri saat lelah di perjalanan dan memanfaatkan titik-titik istirahat yang telah disediakan.
“Jangan memaksakan diri bilamana lelah, segera laksanakan istirahat. Jangan menggunakan bahu jalan untuk beristirahat, ada beberapa tempat yang sudah kami aktifkan untuk istirahat termasuk masjid ramah pemudik di sepanjang jalan arteri dari mulai Cianjur, Cipatat, Padalarang, maupun Purwakarta. Dan terutama, jangan utamakan kecepatan tapi lebih utamakan keselamatan sehingga semuanya bisa terhindar dari kecelakaan,” tegas Niko.
Baca Juga:PLN Icon Plus Dukung Kesiapan SPKLU di Rest Area KM 102 Tol Cipali, Pastikan Pengalaman Mudik EV Nyaman dan AnIni Daftar Masjid Ramah Pemudik di Cimahi 2026: Layanan 24 Jam, Fasilitas Istirahat dan Takjil Lengkap
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut, terutama dari sisi penghematan biaya perjalanan.
Winarti (35), warga Kelurahan Cibeureum, mengatakan dirinya dapat mudik bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
“Saya mudik bersama anak dan suami. Dengan adanya mudik gratis ini sangat terbantu, mengurangi budget kita buat mudik. Kalau biasa pakai kereta bisa Rp 150.000-200.000, kalau bus Rp 250.000 per orang,” katanya.
Hal serupa disampaikan Zarkasih (54) yang berangkat bersama istri dan tiga anaknya menuju Solo.
“Saya mudik ke Solo bersama istri dan 3 orang anak. Biasanya mudik naik bus tapi enggak dapat tiket. Alhamdulillah Polres Cimahi ngadain mudik gratis jadi sekeluarga bisa mudik semua. Kalau biaya sendiri tiketnya Rp 350 ribu, belum dikali 5 orang dan biaya pulang,” katanya. (Mong)
