Ketegangan Memuncak! Iran Tutup Selat Hormuz bagi Kapal AS dan Sekutunya

Ketegangan Memuncak! Iran Tutup Selat Hormuz bagi Kapal AS dan Sekutunya
Ketegangan Memuncak! Iran Tutup Selat Hormuz bagi Kapal AS dan Sekutunya (Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Iran secara resmi menegaskan kendali penuh atas Selat Hormuz, jalur pelayaran paling strategis di dunia untuk distribusi energi global.

Dalam pernyataan terbarunya pada Kamis, 12 Maret 2026, Teheran mengeluarkan peringatan keras bahwa kapal-kapal milik Amerika Serikat serta negara-negara yang membantu agresi terhadap Iran dilarang melintasi jalur tersebut.

Pernyataan tegas ini dirilis oleh Markas Pusat Khatam al-Anbiya, lembaga yang memegang komando koordinasi seluruh operasi militer di Iran.

Baca Juga:Persiapkan Diri! Prediksi Seleksi CPNS 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Formasi, dan TahapannyaNetanyahu Dikabarkan Menghilang, Media Iran Ungkap Spekulasi Tewasnya PM Israel

Langkah ini merupakan kelanjutan dari keputusan Iran sebelumnya yang telah menutup akses selat bagi negara-negara yang berafiliasi dengan serangan militer AS dan Israel.

Pihak militer Iran menegaskan bahwa pengelolaan wilayah perairan tersebut sepenuhnya berada di tangan angkatan laut mereka guna memastikan keamanan nasional.

“Tanpa keraguan dan tanpa kelalaian, Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan bijaksana angkatan laut Garda Revolusi. Para agresor Amerika dan mitra mereka tidak memiliki hak untuk melintas di sini,” tegas pihak Markas Pusat Khatam al-Anbiya dalam keterangan resminya dilansir dari laman aa.com.tr.

Di tengah memanasnya situasi di Selat Hormuz, badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan adanya insiden yang menimpa sebuah kapal kontainer. Kapal tersebut dihantam oleh objek misterius saat berada sekitar 65 kilometer di utara Pelabuhan Jebel Ali, Uni Emirat Arab.

Berdasarkan laporan kapten kapal, hantaman benda tak dikenal itu memicu kebakaran kecil di atas dek.

Meski tingkat kerusakan belum bisa dipastikan secara detail karena keterbatasan jarak pandang saat kejadian, seluruh kru kapal dilaporkan dalam kondisi selamat. Pihak berwenang juga memastikan tidak ada kebocoran yang berdampak buruk pada lingkungan sekitar.

Penyelidikan mendalam terkait serangan misterius tersebut tengah dilakukan. UKMTO telah mengeluarkan peringatan kepada seluruh kapal yang melintas di kawasan itu untuk meningkatkan level kewaspadaan serta segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan.

Baca Juga:Estimasi Kerugian Militer AS Capai Rp31 Triliun dalam 4 Hari Konflik dengan IranPerkiraan Jadwal Pembukaan Seleksi CPNS 2026, Siap-siap dari Sekarang Agar Tidak Ketinggalan

Situasi di kawasan Timur Tengah kian tidak menentu seiring dengan aksi balasan yang terus dilancarkan Iran sebagai respons atas operasi militer gabungan yang dipimpin oleh Washington dan Tel Aviv di wilayah tersebut.*

0 Komentar