JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud) terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana kebudayaan. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah revitalisasi Gedung Kesenian Rumentang Siang.
Revitalisasi gedung yang berada di Jalan Baranang Siang No. 1, Kota Bandung itu direncanakan mulai dilaksanakan pada 2026. Saat ini proyek tersebut masih dalam tahap persiapan.
Pada Senin (9/3), Disparbud Jawa Barat juga menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, di antaranya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), UPTD Pengelolaan Kebudayaan, Tim Andalalin, hingga Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat.
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan, mengatakan koordinasi tersebut dilakukan agar proses revitalisasi dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
“Kami ingin pekerjaan revitalisasi ini bisa selesai tepat waktu,” ujarnya.
Sejumlah dokumen pendukung juga tengah disiapkan untuk memastikan proses revitalisasi dapat berjalan tanpa hambatan.
Di sisi lain, alokasi anggaran untuk proyek tersebut juga telah disiapkan.
Berdasarkan data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), terdapat beberapa pos belanja yang dialokasikan untuk gedung tersebut.
Di antaranya belanja rehabilitasi gedung sebesar Rp5,012 miliar, belanja jasa konsultasi Andalalin Rp98 juta, serta belanja konsultasi perencanaan Rp98 juta. Selain itu, terdapat juga belanja konsultasi pengawasan sebesar Rp88 juta.
Tidak hanya itu, anggaran juga dialokasikan untuk sejumlah sarana dan prasarana gedung, seperti belanja peralatan audio studio sebesar Rp566 juta, pengadaan kursi penonton Rp450 juta, hingga belanja sistem pencahayaan (lighting system) sebesar Rp209 juta. (son)
