Bengkel di Ciamis Ludes Terbakar Saat Sahur, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Bengkel di Ciamis Ludes Terbakar Saat Sahur, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran melakukan pemadaman bengkel terbakar di Ciamis. Dok. Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana sahur di Dusun Sumur Bandung, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mendadak mencekam pada Minggu (8/3/2026) dini hari. Sebuah bangunan yang digunakan sebagai bengkel milik Renaldi, warga setempat, hangus dilalap api sekitar pukul 04.00 WIB.

Kebakaran terjadi saat warga tengah bersiap menyantap makanan sahur. Api pertama kali diketahui muncul dari dalam bengkel berukuran 4 x 6 meter yang terbuat dari material semipermanen. Oleh karena banyaknya material mudah terbakar seperti oli, kayu, dan onderdil kendaraan, kobaran api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bagian bangunan.

Warga yang melihat kejadian tersebut berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil karena api sudah terlalu besar. Mereka pun segera menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Ciamis.

Baca Juga:Setahun Bullion Bank, BSI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Capai 22,5 TonStok BBM-LPG hingga Pangan Jelang Lebaran Diklaim Terjaga, Benarkah?

Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran pada Satpol PP Kabupaten Ciamis, Trisyanto, membenarkan peristiwa itu. Pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan dari warga.

“Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas langsung merespons dan menindaklanjuti musibah kebakaran tersebut. Damkar UPTD Ciamis mengerahkan satu unit mobil tangki pancar dengan empat personel,” ujar Trisyanto.

Trisyanto menjelaskan, tim tiba di lokasi dalam waktu singkat. Mereka langsung melakukan pembasahan dan pendinginan guna mencegah api merambat ke bangunan pemukiman warga di sekitarnya. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api benar-benar padam.

Meski bangunan dan seluruh isinya ludes, Trisyanto memastikan tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini. Pemilik bengkel beserta keluarganya dilaporkan selamat dan sempat menyelamatkan diri sebelum api membesar.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa musibah kebakaran tersebut. Namun, pemilik rumah ditaksir menelan kerugian sekitar Rp50 juta,” jelasnya.

Kerugian material tersebut mencakup seluruh peralatan bengkel yang ada di dalam bangunan. Mulai dari kompresor, mesin las, kunci-kunci, hingga stok onderdil kendaraan tidak ada yang dapat diselamatkan karena api sudah terlanjut membesar.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tim dari kepolisian dan Damkar masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari sumber api.

0 Komentar