Dia pun optimis jika event di Bandung ini akan berjalan sukses. Sebab, selain didukung penuh oleh Wali Kota Bandung, banyaknya komunitas lari juga bakal mempermudah panitia untuk mendapatka peserta.
“Komunitas di sini (Bandung) ya tadi dibilang guyub ya. Jadi lebih gampang merangkul komunitasnya. Jadi kita kompak banget lah komunitas di Bandung perbedaan Antusiasme persentase-nya cukup bagus,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Founder RFH, Dimas Seto menambahkan, untuk Run For Humanity (RFH) 2026 rencanya bakal digelar di empat kota di Indonesia. Meski tidak menyebutkan keempat kota tersebut, namun Dimas memastikan jika Bandung dan Solo akan menjadi tempat digelarnya event lari tahunan itu.
Baca Juga:Pererat Hubungan dengan Masyarakat, Daya Group Gelar Buka Bersama di Panti Asuhan NugrahaMelaui Program TJSL, PT Pegadaian Kanwil X Jabar Beri Bantuan Mobil Siaga di Batukaras
“Yang pasti baru ada Bandung dan kemungkinan Solo. Masih ada beberapa pilihan, entah itu di Tangsel lagi atau bisa di kota lain,” katanya.
Dimas mengatakan, alasan pemilihan Kota Bandung sebagi tempat pertama penyelenggaran RFH tahun ini, selain dukungan dari wali kota, karena Bandung juga terkenal dengan komunitasnya yang kompak.
“Bandung adalah salah satu kota yang paling aktif menyelenggarakan olahraga, khusunya lari khususnya ya. Kalau teman-teman bisa cek kan jadwal di Bandung itu hampir setiap pekan ada (lomba lari),” jelasnya.
“Jadi, bisa dilihat begitu support-nya ya, welcome-nya masyarakat Kota Bandung. Kemudian cuacanya itu juga membawa kita semangat ya. Gitu ya. Karena para pelari itu senang sekali kalau dikasih udara dingin seperti di sini (Bandung),” lanjutnya.
Karena mengusung nilai semangat kemausiaan, kesehatan dan pendidikan, Dimas mengaku hasil dari event lari tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sosial serta men-support atau andil terhadap atlet-atlet muda melalui Gantarvelocity.
“Rencanaya kita akan salurkan (bantuan kemanusiaan) untuk saudara-saudara kita di Palestina untuk kebutuhan pendidikannya, ya kita tahulah kondisi sana seperti apa,” tuturnya.
Selain ke Palestina, bantuan juga akan disalurkan di Bandung untuk kebutuhan anak-anak dan bayi yang memang bisa dibilang terlantar.
Baca Juga:Tips Umum Persiapan Tes IELTSDapur MBG Buniwangi Berhenti Mendadak, Ribuan Siswa di Pelosok Sukabumi Tak Lagi Terima Paket Makan Bergizi
“Kita pengen mereka juga dapat dukungan. Karena mereka insyaallah calon-calon pemimpin-pemimpin bangsa. Jadi bukan hanya tugas pemerintah tapi kita sebagai masyarakat juga pengen ngambil bagian dalam kebaikan,” pungkasnya.
