Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Cimahi Utara, Rumah Warga dan Lapak Pedagang Rusak

Angin kencang yang diduga merupakan angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Cimahi pada Jumat
Angin kencang yang diduga merupakan angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Cimahi pada Jumat (6/3/2026) pukul 15.30 WIB/istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Angin kencang yang diduga merupakan angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kota Cimahi pada Jumat (6/3/2026) pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada puluhan rumah warga serta menumbangkan sejumlah pohon di kawasan perkantoran Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Cimahi Utara.

Dampak kejadian itu juga menimpa sejumlah kendaraan dan lapak pedagang yang berada di sekitar area tersebut. Situasi sempat memicu kepanikan di tengah masyarakat karena angin datang secara tiba-tiba dengan kekuatan cukup besar.

Baca Juga:Transaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    Silaturahmi Akbar PKB, Kang Cucun Serahkan Kendaraan Ambulans untuk 31 Kecamatan

Salah seorang warga yang tengah berburu takjil di kawasan tersebut, Dani (32), mengungkapkan bahwa angin kencang datang secara tiba-tiba dan membuat warga sekitar panik. Sejumlah orang yang berada di lokasi langsung keluar rumah dan menjauh untuk menghindari potensi bahaya dari material bangunan yang beterbangan.

“Anginnya datang sangat kencang dan tiba-tiba. Warga langsung panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” ujar Dani saat ditemui di lokasi kejadian.

Dani menuturkan, saat peristiwa terjadi dirinya sedang ngabuburit bersama sang istri sambil mencari takjil. Kawasan tersebut memang dikenal ramai dengan puluhan lapak pedagang yang menjajakan aneka hidangan berbuka puasa.

“Waktu ngelewat jembatan Pemkot, tiba-tiba angin kencang banget. Kita aja sampe kaget mau puter balik cuman warga keburu berlarian ke jalan jadi susah,” kata Dani.

Beruntung, Dani dan istrinya berhasil menghindari bahaya setelah memutuskan menepi ke pinggir jalan dan menjauh dari area pepohonan tinggi di sekitar lokasi.

“Ya kita langsung kepinggir aja, ngejauh dari pohon-pohon yang tinggi itu karena angin masih kencang takutnya terjadi hal yang gak diinginkan,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara dari TRCPB Kota Cimahi wilayah dengan dampak paling besar berada di RW 20, dengan total 53 rumah terdampak. Selain rumah warga, satu masjid dan satu kantor RW di kawasan tersebut turut mengalami kerusakan.

Baca Juga:Hj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKBBupati Bandung Sidak RSUD Bedas Arjasari, Soroti Proyek 'Anggeus Tapi Teu Anggeus'

Di RW 10, angin kencang dilaporkan merusak 35 rumah serta satu masjid. Kerusakan juga terjadi di beberapa wilayah lainnya.

Pendataan sementara mencatat 15 rumah di RW 02, 6 rumah di RW 16, 5 rumah di RW 12, dan 3 rumah di RW 13 mengalami kerusakan akibat terjangan angin. Aparat setempat masih melakukan verifikasi di wilayah lain untuk memastikan total dampak yang ditimbulkan.

0 Komentar