JABAR EKSPRES – Masyarakat kembali tumpah ruah memadati kawasan Jalan Adipati Agung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Selasa (3/3/2026) sore.
Tradisi “war takjil” menjelang waktu berbuka puasa menjadi magnet tersendiri bagi warga yang berburu aneka hidangan pembuka.
Sejak pukul 17.00 WIB, deretan lapak pedagang mulai diserbu pembeli. Arus kendaraan melambat, sementara pejalan kaki silih berganti menawar kolak, gorengan, es buah hingga aneka makanan kekinian.
Baca Juga:Hj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKBBupati Bandung Sidak RSUD Bedas Arjasari, Soroti Proyek 'Anggeus Tapi Teu Anggeus'
Salah seorang pedagang, Rina (35), mengaku bersyukur dengan tingginya antusiasme warga selama Ramadan. Ia mengatakan omzetnya meningkat signifikan dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah tiap sore ramai terus. Kadang sebelum magrib sudah banyak yang habis, terutama gorengan dan es buah,” ujarnya.
Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meraup keuntungan lebih. Ia pun menyiapkan stok lebih banyak agar tidak mengecewakan pembeli.
Sementara itu, warga Baleendah, Andi (28), mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favoritnya. Ia menilai suasana war takjil menjadi bagian dari tradisi tahunan yang selalu dinantikan.
“Kalau datang mepet magrib biasanya sudah habis. Jadi sekarang sengaja datang jam lima kurang,” katanya.
Hal senada disampaikan Siti (42), warga setempat yang datang bersama anaknya. Ia mengatakan suasana ramai justru menambah semarak Ramadan.
“Seru lihat orang-orang pada rebutan beli takjil. Anak-anak juga senang karena bisa pilih sendiri makanan yang mereka mau,” tuturnya.
Baca Juga:Kekerasan terhadap Jurnalis Kembali Terjadi di Tasikmalaya, Diduga Dilakukan Ketua KDMP Ini Pesan H. Cucun Dalam Reses Anggota DPRD Fraksi PKB
Namun, kepadatan di sepanjang Jalan Adipati Agung juga dikeluhkan sebagian warga. Budi (37), pengendara yang melintas, berharap ada pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
“Bagus sih buat pedagang, tapi kadang macetnya lumayan. Mungkin bisa diatur biar lebih tertib,” ujarnya.
