Respons Ketegangan Timur Tengah, Pemprov Jabar Siapkan Hotline untuk Warga

Selat Hormuz Ditutup Imbas Konflik Iran dengan AS-Israel, Kemenkeu Pantau Potensi Risiko
Ilustrasi Selat Hormuz ditutup pasca Iran diserang oleh Israel dan AS. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan layanan hotline untuk merespons ketegangan yang tengah terjadi di kawasan Timur Tengah.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, Adi Komar, mengungkapkan bahwa perkembangan situasi di Timur Tengah menjadi perhatian serius pemerintah, termasuk Pemprov Jabar.

“Pak KDM juga fokus pada hal tersebut, khususnya terkait keselamatan warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah,” ujarnya, Selasa (3/3).

Baca Juga:Hj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKBBupati Bandung Sidak RSUD Bedas Arjasari, Soroti Proyek 'Anggeus Tapi Teu Anggeus'

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jabar membuka kanal pengaduan atau hotline di nomor 0821-2603-0038. Layanan ini dapat dimanfaatkan warga untuk berkoordinasi dan melaporkan perkembangan situasi terkini.

“Warga Jabar yang di Timur Tengah bisa menyampaikan kondisinya, apa yang diperlukan, yang nanti akan ditindaklanjuti oleh Pemprov dan instansi terkait, ” katanya.

Ia menambahkan, apabila diperlukan, tindak lanjut akan diteruskan ke pemerintah pusat, terutama untuk persoalan yang menjadi kewenangan tingkat nasional.

Saat ini, jumlah warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah masih dalam proses pendataan dan pembaruan. Pemprov berharap seluruh warga dalam kondisi aman dan selamat.

Adi Komar menjelaskan, keberadaan warga Jawa Barat di kawasan tersebut memiliki beragam tujuan, mulai dari ibadah, bisnis, hingga studi.

Mereka tidak hanya berada di Iran, tetapi juga tersebar di sejumlah negara Timur Tengah lainnya yang saat ini tengah mengalami peningkatan tensi keamanan.

0 Komentar