Jejak Keracunan dan Aroma Amis Anggaran Dapur MBG Kota Cimahi!

Harapan akan generasi emas melalui program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) mendadak berubah menjadi mimpi buruk d
Harapan akan generasi emas melalui program Makan Bergizi Gratis ( MBG ) mendadak berubah menjadi mimpi buruk di Kota Cimahi
0 Komentar

Skandal Moral di Balik Anggaran

Di saat Dinkes sibuk dengan urusan medis, suara keras datang dari Kabupaten Sumedang. Pemerhati Sosial, Asep Sugian, mencium adanya ketidakberesan yang lebih sistematis di balik rendahnya kualitas makanan yang disajikan.

Ia menyoroti dugaan praktik “sunat” anggaran yang membuat menu MBG jauh dari kata layak.

“Jangan bermain-main dengan dana untuk anak-anak,” tegas Asep dengan nada geram.

Baca Juga:Menu MBG Kab. Bogor Dikritik, Anggaran Gede Isinya Cuma Telur Rebus dan Keripik Tempe?PN Bandung Digerebek Pendemo, Mahasiswa Tuding Kejari Cianjur Lakukan Kriminalisasi Kasus PJU

Menurutnya, pemerintah telah menetapkan pagu resmi: Rp8.000 untuk PAUD hingga kelas III SD, dan Rp10.000 untuk kelas IV SD hingga SMA. Namun, fakta di lapangan menunjukkan sajian yang tak sebanding dengan angka tersebut.

Asep menilai, jika benar terjadi pemotongan nilai anggaran oleh oknum pengelola dapur, hal itu bukan sekadar pelanggaran administrasi, melainkan pengkhianatan terhadap amanat negara.

“Ingat, di sekolah itu ada anak-anak yatim. Setiap rupiah yang dikurangi adalah dosa besar. Ini bukan uang pribadi, ini uang rakyat!” serunya.

Lebih jauh, ia mencium adanya modus operandi yang mencederai tujuan program. Ada dugaan distribusi makanan dirapel untuk tiga hari sekaligus selama bulan Ramadan, namun laporan pembayarannya dimanipulasi seolah-olah berjalan harian.

Praktik ini tidak hanya mengancam kesegaran makanan, tetapi juga menjadi ladang subur bagi “pemburu rente” untuk meraup keuntungan pribadi.

Desakan Audit Total

Ketidakseragaman manajemen antar-SPPG menjadi titik lemah yang harus segera dibenahi. Klaim bahwa “beda dapur beda manajemen” ditolak mentah-mentah oleh para pemerhati. Standar kualitas dan pengawasan anggaran haruslah seragam dan kaku sesuai petunjuk teknis BGN.

Kini, tuntutan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh mitra pelaksana MBG semakin menguat. Kasus di Cimahi harus menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat.

Baca Juga:Amazon Girls’ Tech Day Kenalkan AI, Gaming dan Coding untuk para SiswaBuka Puasa Mewah di Lembang Cuma 125 Ribu? Cek Promo Early Bird L’Eminence!

Jika transparansi tetap menjadi barang mewah dan pengawasan hanya dilakukan setelah ada korban jiwa, maka program Makan Bergizi Gratis tak lebih dari sekadar “proyek bancakan” yang mengorbankan masa depan generasi bangsa di atas piring-piring plastik yang berisiko.

Publik kini menunggu keberanian pemerintah: Apakah kontrak para vendor nakal ini akan diputus, ataukah mereka akan dibiarkan terus beroperasi di bawah lindungan birokrasi yang tumpul? Satu yang pasti, nyawa anak-anak tidak boleh menjadi tumbal dari mentalitas pemburu rente yang tak berujung. (bas/mog/yan).

0 Komentar