JABAR EKSPRES – Polda Jawa Barat memfokuskan pengamanan arus mudik dan balik pada ruas tol utama hingga jalur arteri selatan dalam pelaksanaan Pam Lebaran 2026.
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi (rakor) nasional pada 2 Maret yang dilanjutkan dengan rakor tingkat provinsi serta kabupaten/kota guna mematangkan kesiapan pengamanan.
“Insyaallah tanggal 2 besok kita akan mengadakan rakor nasional dan akan diikuti rakor tingkat provinsi Jawa Barat dan kabupaten kota setelah itu,” ujarnya saat ditemui usai meninjau dapur SPPG di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Sabtu (28/2/2026).
Baca Juga:Aktivitas Pasar Kaget Jadi Perhatian Selama Arus Mudik 2026, Polda Jabar Siapkan Antisipasi TRAC Tawarkan Sewa Mobil Lebaran Mulai Rp 400 Ribuan, Mudik di Bandung Lebih Fleksibel
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan diprediksi terjadi di sejumlah ruas tol, terutama Jalan Tol Cipali dan jalur tol lainnya di wilayah Jawa Barat.
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas di bawah koordinasi Korlantas Polri, mulai dari one way nasional, one way sepenggal, hingga skema lokal sesuai kebutuhan di lapangan.
“Jalan tol, Cipali, semuanya itu diprediksikan akan terjadi peningkatan-peningkatan. Kita tentunya bekerja sama di bawah koordinasi Korlantas, nanti akan dilakukan one way nasional, ada lokal dan sebagainya,” katanya.
Tak hanya jalan tol, Polda Jabar juga memberi perhatian khusus pada rest area agar tetap aman dan nyaman bagi para pemudik. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan maupun potensi gangguan keamanan.
Selain itu, jalur arteri selatan diperkirakan kembali menjadi titik kepadatan, terutama kawasan Nagreg, Naringgul, hingga Gentong yang selama ini dikenal sebagai jalur alternatif sekaligus langganan macet saat musim mudik.
“Arteri ini sudah menjadi langganan kepadatan, seperti Nagreg, Naringgul, beberapa daerah lainnya, termasuk Gentong. Itu akan terjadi peningkatan arus,” ungkapnya.
Dalam pengamanan tahun ini, Polda Jabar juga menyiapkan pos pelayanan di sejumlah masjid yang dinilai layak, bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Pos tersebut diperuntukkan bagi pemudik yang melintas di jalur arteri agar bisa beristirahat.
Baca Juga:Kredit UMKM Bisa Tumbuh Pesat dengan Perbaikan Tiga Sektor Utama Menaker Pastikan Bonus Hari Raya Ojol Diumumkan Bersamaan dengan THR
“Nanti masyarakat dapat singgah untuk beristirahat. Insya Allah ada sedikit minuman, air putih, mungkin ada rebusan ala kadarnya, tapi diharapkan bisa membawa manfaat bagi teman-teman yang mudik Lebaran ini,” jelasnya.
