JABAR EKSPRES – Serangan udara yang dilancarkan Israel pada Rabu malam dilaporkan menewaskan dua warga Palestina serta melukai sejumlah lainnya di wilayah timur Deir al-Balah, Gaza bagian tengah. Informasi tersebut disampaikan oleh Rumah Sakit Shuhada Al-Aqsa.
Pihak rumah sakit menyatakan telah menerima dua jenazah korban serta beberapa warga yang mengalami luka-luka setelah serangan Israel menghantam sekelompok orang di kawasan Abu al-Ajin, timur kota tersebut.
Sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 10 Oktober 2025 pukul 12.00 waktu setempat, pasukan Israel dilaporkan telah menewaskan 618 warga Palestina dan menyebabkan 1.663 lainnya mengalami luka-luka. Dalam periode yang sama, sebanyak 726 jenazah berhasil dievakuasi dari berbagai lokasi.
Baca Juga:Cavaliers Tundukkan Knicks 109-94, Pertahanan Solid Jadi Kunci KemenanganRibuan Komponen Avionik Hilang dari Gudang AU Italia, Diduga Dijual ke Luar Negeri
Israel melancarkan ofensif besar ke Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Dalam rentang waktu tersebut, sebanyak 72.082 warga Palestina dilaporkan tewas, mayoritas merupakan perempuan dan anak-anak. Selain itu, 171.761 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan yang berlangsung.
Lebih dari 10.000 orang dilaporkan masih hilang dan diduga tertimbun reruntuhan bangunan di berbagai wilayah Gaza. Konflik berkepanjangan ini juga menyebabkan hampir dua juta penduduk terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.
Sebagian besar pengungsi bergerak menuju selatan, khususnya ke kota Rafah yang padat penduduk di dekat perbatasan Mesir. Perpindahan massal ini disebut sebagai gelombang pengungsian terbesar warga Palestina sejak peristiwa Nakba pada 1948.
