JABAR EKSPRES – Suasana religi menyelimuti halaman Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0613/Ciamis pada Senin (23/2/2026).
Ratusan peserta dari hampir 30 grup marawis se-Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar berkumpul untuk mengikuti lomba marawis dalam rangkaian acara Semarak Ramadan 1447 Hijriah.
Area Makodim dipenuhi oleh para peserta yang tengah melakukan persiapan akhir. Tabuhan rebana dan lantunan salawat menggema, menciptakan atmosfer khas bulan suci yang penuh khidmat. Para peserta dari berbagai kecamatan itu tampil bergantian, menampilkan kreativitas mereka dalam memadukan seni musik islami dengan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, secara resmi membuka acara tersebut. Di hadapan para peserta dan panitia, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya koramil untuk mengisi bulan Ramadan dengan aktivitas yang positif.
“Saat ini Kodim 0613/Ciamis melaksanakan Semarak Ramadan 1447 Hijriah, salah satunya melalui lomba marawis tingkat Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar. Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai upaya mengisi bulan Ramadan dengan aktivitas yang positif dan bermanfaat,” ujar Dandim di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Letkol Antonius menjelaskan bahwa lomba ini tidak sekadar ajang kompetisi seni, tetapi juga memiliki tujuan fundamental dalam pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, seni marawis menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Maksud dan tujuan kami menyelenggarakan lomba ini, pertama sebagai wujud cinta Rasul kepada Nabi Muhammad SAW. Kedua, sebagai bentuk apresiasi kepada generasi muda agar mereka mampu menumbuhkan karakter yang baik dan mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang positif,” katanya.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini dinilai sangat tinggi. Hampir 30 grup yang ambil bagian berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Ciamis dan Banjar.
Hal ini, menurut Dandim, menjadi bukti bahwa kesenian bernuansa islami seperti marawis masih memiliki tempat yang kuat di hati masyarakat.
Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!
“Antusiasme peserta sangat baik. Ini menunjukkan bahwa marawis tetap diminati dan menjadi media ekspresi religius generasi muda,” tambahnya.
