Puasa Setengah Hari untuk Anak: Dari Jam 12 Sampai Jam Berapa? Ini Bisa Dicoba

Puasa Setengah Hari untuk Anak: Dari Jam 12 Sampai Jam Berapa? Ini Bisa Dicoba
Puasa Setengah Hari untuk Anak: Dari Jam 12 Sampai Jam Berapa? Ini Bisa Dicoba
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang Ramadan, banyak orang tua bertanya-tanya: “Puasa setengah hari untuk anak, mulai jam berapa dan sampai jam berapa?” Tradisi ini sering disebut puasa bedug atau puasa dzuhur, dan banyak dipraktikkan di Indonesia sebagai latihan bagi anak sebelum diwajibkan berpuasa penuh saat baligh.

Puasa setengah hari bukanlah ibadah wajib, melainkan metode pendidikan (tarbiyah) bagi anak-anak. Tujuannya adalah membiasakan anak menahan lapar dan haus secara bertahap agar ketika baligh nanti, mereka siap menjalankan puasa penuh sepanjang hari.

Secara umum, anak-anak mulai belajar puasa sejak usia 7 tahun jika fisik mereka mampu, dan pada usia 10 tahun, orang tua mulai menekankan disiplin lebih serius.

Baca Juga:Bolehkah Puasa Tapi Belum Mandi Wajib Saat Puasa Ramadhan? Ini PenjelasannyaPromo Ramadan 2026! McD, Wingstop & Yoshinoya, Mulai Rp17 Ribuan..

Ada dua pola umum puasa setengah hari untuk anak:

1. Dari Subuh hingga Dzuhur

  • Anak memulai puasa sejak fajar (Subuh) dan berbuka ketika azan Dzuhur berkumandang.
  • Di sebagian besar wilayah Indonesia, waktu Dzuhur sekitar pukul 12.00 WIB.
  • Metode ini membantu anak belajar menahan lapar selama setengah hari tanpa terlalu membebani fisik mereka.

2. Dari Jam 12 Siang hingga Maghrib (Alternatif)

  • Beberapa orang tua mencoba metode ini agar anak belajar menahan lapar di sore hari.
  • Anak mulai menahan makan dan minum sejak Dzuhur, dan berbuka saat Maghrib.
  • Cara ini bisa diterapkan setelah anak terbiasa dengan puasa setengah hari dari Subuh hingga Dzuhur.

Jika fokusnya puasa setengah hari mulai jam 12 siang, artinya anak berlatih puasa dari Dzuhur hingga Maghrib. Waktu Maghrib biasanya sekitar pukul 17.30 – 18.00 WIB, tergantung lokasi.

Metode ini tetap aman karena:

  • Anak sudah makan sahur sebelumnya.
  • Fisik anak lebih kuat menahan lapar sebentar di siang hari.
  • Orang tua tetap bisa memantau agar anak tidak lelah atau dehidrasi.

Tips Aman Puasa Setengah Hari untuk Anak

1. Pastikan anak makan sahur atau sarapan secukupnya sebelum mulai latihan puasa.

2. Awasi asupan air dan makanan agar tidak dehidrasi.

3. Gunakan metode bertahap: mulai dari Subuh–Dzuhur, kemudian Dzuhur–Maghrib, sebelum mencoba puasa penuh.

4. Perhatikan kondisi fisik anak, hentikan jika anak terlihat lemah, pusing, atau sakit.

0 Komentar