JABAR EKSPRES – Sebanyak 26 anggota geng motor, diamankan oleh jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung lewat patroli Prabu Lodaya Presisi dan Perintis Presisi.
Puluahn anggota geng motor tersebut, diamankan dalam patroli yang digelar pada Jumat-Sabtu, 20-21 Februari 2026 pagi, saat tengah berkumpul di Jalan Serang, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.
Menurut Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, Patroli yang dilaksanakan selama 1×24 jam tersebut, jajarannya menemukan sebanyak 26 orang yang terindikasi dalam kelompok geng motor.
Baca Juga:Tak Beri Ruang Premanisme, Polres Bogor Bakal Gelar Patroli Tiga Kali Sehari Selama RamadanPolresta Bandung Amankan Pelaku Premanisme Saat Patroli Munggahan, 13 Knalpot Brong Ikut Ditindak
“Mereka terdiri dari 20 orang geng motor Warsel dan 6 orang geng motor Warpoh. Dan kami juga mengamankan empat kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong,” katanya, Minggu (22/2/2026).
Budi mengatakan, untuk puluhan anggota geng motor tersebut, kini telah dibawa ke Mapolsek Batununggal untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, selain puluhan anggota geng motor, melalui patroli tersebut, Budi mengungkapkan bahwa jajarannya juga berhasil mengamankan 3 orang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam.
Ketiga orang remaja berinisial B (15), R (17), dan A (17), berhasil diamankan usai petugas pada Sabtu, 21 Febuari 2026 dini hari, mendapati adanya segerombolan pemuda yang mengacungkan senjata tajam jenis celurit di kawasan Flyover Pelangi Antapani hingga Jalan Ibrahim Adjie.
“Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tiga remaja. Dari tangan mereka, polisi berhasil menyita satu bilah celurit, satu unit sepeda motor Suzuki GSX warna putih, 20 butir obat-obatan terlarang, serta celana yang telah dimodifikasi menggunakan baut,” ungkapnya.
Budi menyebut, ketiga remaja yang berhasil diamankan tersebut, kini telah dibawa ke Mapolsek Kiaracondong untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara ia menegaskan, bahwa jajarannya akan terus melakukan tindakan tegas kepada para pelanggar hukum yang kerap meresahkan masyarakat.
Baca Juga:Antisipasi Macet dan Premanisme, Polisi Gelar Patroli MunggahanAntisipasi Balap Liar Saat Ramadan, Patroli di Kabupaten Bandung Diperketat!
“Kami tidak akan memberi ruang bagi geng motor dan segala bentuk kekerasan jalanan di Kota Bandung. Setiap pelanggaran hukum akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (San)
