Antisipasi Macet dan Premanisme, Polisi Gelar Patroli Munggahan

Antisipasi Macet dan Premanisme, Polisi Gelar Patroli Munggahan
Menjelang munggahan dan puasa pertama Ramadan, jajaran Polresta Bandung menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan bersama TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang munggahan dan puasa pertama Ramadan, jajaran Polresta Bandung menggelar patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) gabungan bersama TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Patroli tersebut juga digelar di beberapa titik seperti di depan Yogya Soreang, Pasar Sehat Soreang, hingga ke Exit Tol Soroja.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, patroli difokuskan pada titik-titik keramaian yang dipadati masyarakat menjelang munggahan.

Baca Juga:Harga Ayam di Pasar Manis Ciamis Tembus Rp48.000, Tersulut Tradisi Munggahan dan ImlekMunggahan Bareng Warga Relokasi Arjasari, Cucun: Ngariung untuk Dengarkan Keluhan Jelang Ramadan

“Pada sore hari ini kami Polresta Bandung bersama rekan-rekan TNI, ada dari Dishub, Satpol PP, ini akan melaksanakan patroli. Sasarannya pertama kemacetan, kemudian yang kedua kami akan mengecek ke pasar-pasar. Ini munggahan, biasanya masyarakat banyak yang keluar,” ujarnya saat ditemui di Mapolresta Bandung, Rabu (18/2/2026).

Ia menjelaskan, kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tengah beraktivitas, khususnya dalam mempersiapkan tradisi munggahan.

Selain mengurai kemacetan, Polresta Bandung juga mengantisipasi potensi premanisme di pusat-pusat keramaian dan perbelanjaan.

“Sekalian kami juga selain kemacetan, kami mengantisipasi premanisme. Nanti kami hadir di tempat-tempat keramaian, di pusat perbelanjaan, kami akan menyapa warga,” katanya.

Menurutnya, pengamanan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi aman menjelang puasa pertama, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Jadi munggahan menjelang puasa pertama, ramai masyarakat beraktivitas maka kami hadir memberikan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik yang rawan dijadikan lokasi balap liar saat Ramadan, terutama selepas sahur hingga waktu subuh.

Baca Juga:Sambut Ramadan 1447 H, Ini 7 Rekomendasi Tempat Munggahan di Kota Banjar! Apa Pentingnya Ikut Tradisi Munggahan Menjelang Ramadhan?  Ternyata Banyak Hikmahnya Dalam Islam

“Biasanya selesai sahur, subuh, di beberapa titik di wilayah Polresta Bandung ada yang dijadikan balapan liar. Kami sudah identifikasi tempat-tempatnya dan akan kami antisipasi,” ungkapnya.

Kapolresta turut mengimbau para orang tua untuk berperan aktif mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar maupun penggunaan knalpot brong.

“Ingatkan anak-anaknya untuk tidak melaksanakan balap liar termasuk knalpot brong. Orang tua jangan malah memfasilitasi, memberikan uang untuk beli knalpot brong. Jangan,” tandasnya.

0 Komentar