JABAR EKSPRES – Satu tahun kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi mencatatkan penilaian positif dari masyarakat.
Survei terbaru lembaga Visi Nusan menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor mencapai 83,29 persen.
Capaian tersebut menempatkan kinerja Pemkab Bogor dalam zona hijau, sekaligus mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan dan pelayanan publik yang dijalankan selama setahun terakhir.
Baca Juga:Emosi Memuncak di GBLA, Andrew Jung Tegaskan Niatnya Redam Situasi Demi PersibBSI Fest Ramadan 2026 Hadir di 9 Kota Besar, Promo Umrah Hemat sampai Rp4 Juta
Sektor infrastruktur menjadi penyumbang tingkat kepuasan tertinggi dengan skor 92,19 persen. Masyarakat menilai pembangunan fisik berlangsung secara masif dan relatif merata di berbagai wilayah.
Di posisi berikutnya, sektor kebudayaan mencatat kepuasan sebesar 91,50 persen, menandakan pembangunan daerah dinilai tetap sejalan dengan pelestarian nilai-nilai lokal di Bumi Tegar Beriman.
Sementara itu, pengelolaan lingkungan memperoleh skor 89,13 persen, disusul komunikasi publik sebesar 88,94 persen.
Capaian ini menunjukkan pemerintah daerah dianggap cukup transparan dan responsif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Pada sektor pelayanan dasar, tingkat kepuasan juga tergolong kuat. Pendidikan meraih 86,44 persen, kesehatan 85,94 persen, keamanan 84,44 persen, dan penegakan hukum 79,75 persen.
Adapun pemberantasan korupsi mencatat angka 79,38 persen, sementara transportasi berada pada level 74,25 persen.
Meski demikian, survei tersebut juga mencatat sejumlah sektor yang masih perlu mendapat perhatian serius. Ekonomi memperoleh tingkat kepuasan 72,94 persen, ketenagakerjaan 73,56 persen, dan pertanian 72,88 persen.
Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!
Pengamat Kebijakan Politik Sosial dan Kebijakan Publik, Yusfitiadi, menilai survei ini cukup komprehensif karena mengukur 16 indikator, mulai dari kinerja program prioritas hingga efektivitas komunikasi publik.
“Pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi berhasil membangun persepsi positif melalui pembangunan fisik dan komunikasi yang progresif,” ujarnya, Kamis (19/2).
Namun demikian, ia mengingatkan agar pemerintah tidak berhenti pada capaian angka kepuasan semata.
“Pemerintah perlu mulai beralih dari sekadar mengejar output program menuju program yang benar-benar berdampak (impactful). Data harus menjadi basis utama dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan,” tegasnya.
Dengan capaian agregat melampaui 80 persen, kepemimpinan Rudy Susmanto dinilai mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus memenuhi ekspektasi dasar masyarakat, khususnya pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan administrasi.
