Mandalika Kembali Tuan Rumah GT World Challenge Asia 2026 pada Mei Mendatang

Mandalika Kembali Tuan Rumah GT World Challenge Asia 2026 pada Mei Mendatang
Ajang Balap mobil GT World Challenge Asia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2025. (SUMBER FOTO: ANTARA/HO-Humas ITDC.)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit di Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan kembali masuk dalam kalender balap mobil GT World Challenge Asia musim 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei mendatang.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandi Satria, menyampaikan di Lombok Tengah pada Kamis bahwa penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 diyakini memberikan dampak ekonomi yang signifikan, baik bagi daerah maupun secara nasional.

Menurutnya, ajang balap internasional tersebut juga membuka peluang lebih besar bagi tim balap Indonesia untuk berpartisipasi di kompetisi regional dengan standar global. Dalam jangka panjang, konsistensi menghadirkan event kelas dunia dinilai mampu memperkuat fondasi industri otomotif dan balap nasional.

Baca Juga:Zelenskyy Harap Putaran Baru Negosiasi Ukraina–Rusia Digelar Sebelum Akhir FebruariHarga Emas Hari Ini: Stabil dengan Fluktuasi Ringan di Indonesia

“Event ini juga membuka ruang partisipasi lebih luas bagi tim balap Indonesia untuk tampil dalam kompetisi regional dengan standar internasional. Dalam jangka panjang, konsistensi menghadirkan event kelas dunia akan memperkuat fondasi industri otomotif dan balap nasional,” ujarnya.

Kembalinya kejuaraan ini ke Indonesia menjadi bukti komitmen dalam membangun ekosistem sport tourism berkelas internasional. Selain itu, hal ini semakin mengukuhkan kawasan The Mandalika, Lombok, sebagai destinasi balap global yang kian diperhitungkan di Asia.

Berdasarkan kalender sementara 2026 yang dirilis oleh SRO Motorsports Asia, seri di Mandalika menempati putaran kedua musim ini setelah seri pembuka di Sepang International Circuit, Malaysia.

Balapan di Mandalika akan menggunakan format dua race berdurasi masing-masing satu jam. Format ini dikenal selalu menghadirkan persaingan ketat antara tim pabrikan, tim profesional, maupun kategori Pro-Am.

“Balapan ini menghadirkan format dua race berdurasi satu jam, yang selalu menyajikan pertarungan ketat antarpabrikan dan tim profesional maupun Pro-Am,” katanya.

Penempatan Mandalika pada awal musim 2026 memiliki nilai strategis tersendiri. Selain menjadi fase awal kompetisi sebelum memasuki pertengahan musim, putaran ini juga menjadi representasi penting Asia Tenggara dalam kalender balap GT3 internasional yang sarat gengsi.

Sebagai tuan rumah, Pertamina Mandalika International Circuit dikenal sebagai lintasan teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan sektor menantang. Terletak di kawasan The Mandalika dengan latar panorama Samudra Hindia dan perbukitan hijau Lombok, sirkuit ini menawarkan pengalaman balap yang unik bagi tim, pembalap, maupun penonton.

0 Komentar