JABAR EKSPRES – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa proyek bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga segera memasuki tahap awal pembangunan setelah proses tender rampung.
Dedie menjelaskan, saat ini kedua pemerintah daerah masih menunggu penetapan pemenang tender yang dilaksanakan oleh Danantara bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta Kementerian ESDM.
Nantinya, setelah pemenang tender ditetapkan, peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan PSEL TPAS Galuga akan segera dilakukan sebagai langkah awal percepatan realisasi proyek strategis tersebut.
Baca Juga:Lewat #TemanAturUang, Kredit Pintar Dorong Ibu Lebih Bijak Pahami Pinjaman dan Kelola Keuangan SehatMeski Sulit, Tuntaskan di Bandung!
“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah ada pemenangnya, bisa pada tahun ini. Kalau sudah ada, kami akan mulai peletakan batu pertama atau groundbreaking,” kata Dedie saat dikonfirmasi, Selasa (17/2/2026).
Dedie juga menyampaikan, saat ini Kota Bogor sendiri tercatat telah memiliki sekitar 170 bank sampah dan 30 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Selain itu, pengelolaan di TPAS juga mulai beralih dari sistem open dumping (pembuangan terbuka) menjadi controlled landfill (penimbunan terkendali) di sebagian area guna mengurangi dampak pencemaran lingkungan, menekan bau, serta mencegah penyebaran penyakit.
“Pengelolaan sampah dari hulu sampai hilir melalui bank sampah dan TPS 3R yang kami miliki itu mampu mengolah total timbulan sampah di Kota Bogor sebesar 20 hingga 35 persen,” ujarnya.
Meski demikian, Dedie menilai kapasitas pengolahan sampah yang ada saat ini masih perlu diperkuat melalui pembangunan PSEL Galuga agar penanganan sampah dapat dilakukan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
Ia berharap, setelah pemenang tender ditetapkan, proses pembangunan dapat segera dimulai sehingga proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik tersebut bisa direalisasikan tahun ini.
Proyek PSEL Galuga tersebut diyakini menjadi tonggak penting dalam transformasi sistem pengelolaan sampah di Kota Bogor, sekaligus memperkuat penanganan dari hulu hingga hilir.
Baca Juga:Bojan Tak Menyerah! Persib Siap Balas Kekalahan di Leg KeduaStrategi Gubernur Ahmad Luthfi Turut Sukseskan Program Prioritas Presiden
“Selanjutnya kami akan membangun PSEL Galuga sebagai langkah untuk benar-benar menyelesaikan persoalan sampah dari hulu ke hilir. Insya Allah Bogor bisa,” ucapnya.
