Selama Februari, 16 Kasus dan 21 Tersangka Curas hingga Curanmor Berhasil Diungkap Polrestabes Bandung 

16 Kasus dan 21 Tersangka Curas hingga Curanmor Berhasil Diungkap Polrestabes Bandung 
Dok. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono. Selasa, (17/2). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sepanjang Februari 2026, jajaran Polrestabes Bandung berhasil mengungkap sebanyak 16 kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) hingga pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kota Bandung.

Dalam pengungkapan kasus selama periode tersebut, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menyebut bahwa jajarannya juga berhasil membekuk sebanyak 21 orang tersangka.

“Selama periode Februari 2026 dari awal sampai pertengahan ini, kami berhasil mengungkap 16 laporan polisi dengan 16 tempat kejadian perkara (TKP) katanya di Mapolrestabes Bandung, Selasa (17/2).

Baca Juga:Aksi Curanmor di Cangkuang Digagalkan Warga, Dua Terduga Pelaku Diamankan PolisiResidivis Curanmor Bogor Kembali Beraksi, Aksi Gagal di Tangan Polisi

Dari 16 kasus tersebut, Budi mengatakan yakni terdiri dari 6 kasus curanmor dengn 7 orang tersangka, 9 kasus pencurian dengan dengan pemberatan (curat) dengan 13 orang tersangka, serta 1 kasus curas dengan satu orang tersangka.

“Sehingga total tersangka yang kami amankan sebanyak 21 orang. Sebagian merupakan residivis dan ada juga yang baru pertama kali melakukan tindak pidana,” ungkapnya.

Budi mengungkapkan, para tersangka kini telah dilakukan penahanan serta dilakukan proses lebih lanjut oleh jajarannya.

“Karena untuk TKP curanmor kebanyakan di lokasi pemukiman yang sepi dengan modus beragam. Namun rata-rata menggunakan kunci astag untuk merusak rumah kunci kendaraan,” ungkapnya.

Sementara dari tangan para tersangka, sejumlah barang bukti seperti 20 unit sepeda motor hasil curian, 1 unit mobil, 24 unit telepon seluler, 4 tabung gas, beberapa senjata tajam, serta sejumlah kunci astag yang digunakan untuk membobol kendaraan, kini telah diamankan

Jajarannya pun kata Budi, hingga kini masih terus melakukan penyelidikan guna menelusuri adanya dugaan keterlibatan pihak dalam kasus yang kini telah berhasil diungkap tersebut.

“Kami tidak berhenti di sini. Pengembangan terus kami lakukan untuk mengungkap jaringan dan kemungkinan adanya TKP lain,” imbuhnya.(San).

0 Komentar