BREAKING NEWS: Tanggul Sungai Citalahab Jebol, 164 Warga Pamarican Mengungsi

BREAKING NEWS: Tanggul Sungai Citalahab Jebol, 164 Warga Pamarican Mengungsi
Seorang lansia dievakuasi tim lantaran rumahnya di Pamarican Kabupaten Ciamis terendam banjir sejak Senin (16/2/2026) sore. (Istimewa: BPBD Ciamis)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bencana banjir melanda Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Senin (16/2/2026) sore hingga malam hari. Akibat luapan Sungai Citalahab yang memicu jebolnya tanggul di sejumlah titik, sebanyak 164 jiwa terpaksa dievakuasi ke tempat pengungsian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan peristiwa tersebut.

“Mengungsi 164 jiwa di Desa Bangunsari, titik pengungsian di Masjid Nurul Hak dan Diniyah Al Ma’arif,” kata Ani Supiani di Ciamis, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga:Peringati HPN 2026, Insan Pers Kab. Bandung Sampaikan Sembako Bagi Korban Terdampak Longsor PangalenganDiterjang Longsor, Warga Cipetir Cililin Bandung Barat Bakal Direlokasi

Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Ciamis sejak Senin siang menyebabkan aliran Sungai Citalahab meluap. Debit air yang besar tak mampu lagi ditahan oleh tanggul sungai sehingga jebol dan air bah menggenangi pemukiman penduduk di dua desa, yakni Desa Bangunsari dan Desa Sukahurip.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Ciamis, dampak terparah terjadi di Desa Bangunsari. Di Dusun Kubangsari, banjir merendam sebanyak 260 rumah dengan jumlah penduduk 282 keluarga atau 831 jiwa.

Selain permukiman, luapan air juga merendam area persawahan seluas sekitar 200 hektare dengan usia tanam padi 80 hari, berpotensi menyebabkan gagal panen.

Sementara itu, di Desa Sukahurip, banjir menggenangi puluhan rumah warga. Tepatnya, 34 rumah di Dusun Sambungjaya dan 35 rumah di Dusun Kertajaya terendam air. Di lokasi yang sama, petugas menemukan tanggul sungai jebol dengan lebar sekitar 18 meter dan tinggi 6 meter.

Anggota Tagana Ciamis, Baehaki Efendi, yang berada di lokasi, melaporkan situasi yang semakin mengkhawatirkan. Ia menyebutkan, air dengan cepat merendam rumah-rumah warga di Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari.

“Air terus bertambah dan sudah masuk ke rumah warga. Mohon relawan segera siagakan perahu, dikhawatirkan ada warga yang harus dievakuasi,” tegas Baehaki saat berkoordinasi dengan tim gabungan.

Proses evakuasi dilakukan secara cepat oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, aparat setempat, dan relawan lainnya. Mereka bergerak untuk menjemput warga yang terjebak dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga:Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tugu Selatan Bogor, 40 Jiwa MengungsiBasarnas Resmi Tutup Pencarian Korban Longsor Pasirlangu

Menariknya, banjir ini merupakan kejadian kedua dalam waktu berdekatan. Sepekan sebelumnya, tepatnya pada 9 Februari 2026, banjir serupa juga sempat melanda kawasan tersebut.

0 Komentar