Diterjang Longsor, Warga Cipetir Cililin Bandung Barat Bakal Direlokasi

Diterjang Longsor, Warga Cipetir Cililin Bandung Barat Bakal Direlokasi
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat meninjau korban longsor di wilayah Kecamatan Cililin. Dok Prokompim KBB
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rumah warga terdampak longsor di Kampung Cipetir RT 02 RW 01, Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bakal direlokasi jika hasil kajian teknis menyatakan kawasan tersebut tidak lagi aman untuk dihuni.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, saat meninjau langsung lokasi bencana, beberapa waktu lalu.

Diketahui, longsor yang terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi. Akibatnya, satu rumah rusak terbawa material longsoran dan dua rumah lainnya berada dalam kondisi terancam.

Baca Juga:EIGER Adventure Salurkan 1.000 Pakaian bagi Penyintas Longsor di Cisarua, Bandung BaratPeringati HPN 2026, Insan Pers Kab. Bandung Sampaikan Sembako Bagi Korban Terdampak Longsor Pangalengan

“Jika hasil kajian teknis menyatakan lokasi ini tidak lagi aman, maka relokasi menjadi opsi yang harus kita ambil demi keselamatan warga,” ujar Asep Ismail.

Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik keluarga Utar Muhtar (enam jiwa), keluarga Oom (dua jiwa), serta keluarga Aban/Dodoh (tujuh jiwa). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Asep menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat kewilayahan telah melakukan penanganan awal, mulai dari pembersihan material longsoran hingga pengamanan area terdampak.

Sementara itu, keluarga Utar Muhtar yang rumahnya mengalami kerusakan telah dievakuasi sementara ke rumah Ketua RT setempat saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Pemerintah desa juga telah menyiapkan lahan tanah carik sebagai alternatif relokasi apabila kondisi dinilai berbahaya,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Bandung Barat selanjutnya akan berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk melakukan kajian teknis guna memastikan tingkat kerawanan tanah di wilayah tersebut. Hasil kajian itu akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan.

Asep mengingatkan, kondisi cuaca di wilayah Bandung Barat masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan longsor.

Baca Juga:Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tugu Selatan Bogor, 40 Jiwa MengungsiBasarnas Resmi Tutup Pencarian Korban Longsor Pasirlangu

“Rentetan bencana ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan. Pemerintah daerah terus memperkuat edukasi kebencanaan berbasis kajian geologi agar risiko bisa diminimalisasi,” pungkasnya. (Wit)

0 Komentar