Trump Optimistis Raih Kesepakatan Lebih Baik dengan Iran, AS Tingkatkan Tekanan Militer

Trump Optimistis Raih Kesepakatan Lebih Baik dengan Iran, AS Tingkatkan Tekanan Militer
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Freepik/rawpixel.com)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut yakin dapat mencapai perjanjian yang lebih menguntungkan dengan Iran pada fase saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Rabu (11/2), yang menegaskan bahwa Trump tetap membuka peluang diplomasi dengan Teheran.

Sebelumnya di hari yang sama, Trump mengungkapkan bahwa dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, ia menyoroti pentingnya melanjutkan dialog dengan Iran guna menyelesaikan kesepakatan baru. Trump juga berharap Iran dapat mengambil langkah yang “rasional dan bertanggung jawab” dalam merespons upaya negosiasi tersebut.

Menurut Bessent, Presiden Trump memiliki sikap terbuka dalam proses perundingan. Ia menilai momentum saat ini memberi peluang bagi Washington untuk memperoleh kesepakatan yang lebih baik dibanding sebelumnya, khususnya setelah pelaksanaan Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni lalu.

Baca Juga:Sultan Oman Fasilitasi Dialog Iran–AS, Dorong Kesepakatan Nuklir yang Seimbang4 Hp dengan Wireless Charging Terbaik 2026, Mulai dari 3 Jutaan!

“Presiden Trump berpikiran terbuka, dan seperti yang ia katakan, ia yakin sekarang dapat memperoleh kesepakatan yang jauh lebih baik dari pihak Iran setelah Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni,” ujarnya kepada Fox News.

Namun demikian, Bessent menegaskan bahwa keberhasilan tercapainya kesepakatan tetap bergantung pada sikap dan keputusan pemerintah Iran.

Bessent juga menyampaikan bahwa Trump bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth tengah mempertimbangkan sejumlah langkah strategis di tengah reposisi aset militer Amerika Serikat ke kawasan yang berdekatan dengan Iran. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi peningkatan tekanan sekaligus sinyal kesiapan militer Washington.

Sejumlah laporan media pada Selasa mengungkap, berdasarkan citra satelit, bahwa militer AS telah memindahkan pesawat tempur serta sistem pertahanan udara ke pangkalan-pangkalan di kawasan tersebut. Pengerahan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Bulan sebelumnya, Trump menyebut bahwa sebuah “armada besar” Amerika tengah bergerak menuju wilayah sekitar Iran. Ia kembali menyuarakan harapannya agar Teheran bersedia duduk di meja perundingan untuk mencapai kesepakatan yang adil dan setara, termasuk komitmen terhadap pelucutan total program senjata nuklirnya.

Trump juga mengingatkan bahwa pada Juni 2025, Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dalam operasi yang dinamai Midnight Hammer. Ia memperingatkan bahwa apabila ketegangan terus meningkat dan tidak ada kesepakatan yang tercapai, respons militer berikutnya bisa jauh lebih besar dampaknya.

0 Komentar