Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperbaiki infrastruktur dan mempercepat reformasi birokrasi. Ia sepakat dengan penekanan Farhan soal akselerasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari fondasi pertumbuhan.
“Kalau birokrasi makin responsif dan pro-investasi, pengusaha akan lebih percaya diri melakukan ekspansi. Itu yang akan mempercepat realisasi target 8 persen,” ujarnya.
Dengan tren indikator makro yang membaik dan dukungan dunia usaha, para pelaku bisnis berharap Bandung dapat kembali menjadi motor pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus mendekati ambisi pertumbuhan 8 persen pada 2029 secara bertahap dan berkelanjutan. (Dam)
