JABAR EKSPRES – Persiapan anggaran dan kajian penerapan e-voting menjadi fokus awal Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjelang Pilkades serentak 2027 yang akan digelar di 112 desa.
Kepala DPMD KBB, Dudi Supriadi, mengatakan pelaksanaan Pilkades serentak membutuhkan perencanaan matang karena melibatkan 112 desa dengan kondisi kewilayahan yang beragam.
“Pilkades 2027 harus disiapkan sejak sekarang, terutama dari sisi anggaran dan teknis pelaksanaan. Ada arahan dari pemerintah pusat dan provinsi terkait kemungkinan penggunaan e-voting, tetapi kami masih mengkaji apakah sistem itu memungkinkan diterapkan di Bandung Barat,” ujar Dudi saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga:Rayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota BandungPenjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan Pesanan
Menurutnya, penerapan e-voting tidak bisa dilepaskan dari kesiapan infrastruktur, terutama jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sinyal.
“Kita harus memetakan dulu wilayah yang masih blank spot, kesiapan perangkatnya, serta dukungan teknis di lapangan. Jangan sampai sistem diterapkan, tetapi justru menghambat proses pemungutan suara,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan Komisi I DPRD KBB telah dilakukan untuk memperkuat kesiapan, khususnya dalam merumuskan kebutuhan anggaran dan pengawasan pelaksanaan.
Secara teknis, tahapan Pilkades terdiri dari tiga fase, yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan mencakup sosialisasi kepada masyarakat, pemetaan kebutuhan logistik, serta inventarisasi dukungan teknis.
“Tahap pelaksanaan berlangsung pada hari pemungutan suara, sedangkan fase evaluasi dilakukan untuk menilai keseluruhan proses,” tambahnya.
Terkait anggaran, lanjut Dudi, DPMD masih menghitung kebutuhan biaya yang akan disesuaikan dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbaru melalui koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Anggaran sangat bergantung pada jumlah DPT yang terus diperbarui. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang agar Pilkades 2027 bisa berjalan lancar, aman, dan tetap menjaga kondusivitas di setiap desa,” pungkasnya. (Wit)
