Karena itu, kata dia, Kelas Industri diposisikan bukan sekadar sebagai program tambahan, melainkan sebagai ekosistem pembelajaran yang menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja.
Melalui pendekatan dengan SMKN 3 Cimahi, Ismail berharap mampu melahirkan lulusan vokasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga matang secara karakter dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Saya rasa bisa untuk menjawab tantangan yang nanti anak-anak ini akan hadapi di masa depan,” kata Ismail menutup. (Mong)
