JABAR EKSPRES – Kawasan Jalan Mayor Oking, tepatnya di sekitar Stasiun Bogor, kembali terpantau lengang dari aktivitas pedagang kaki lima (PKL) pada Rabu (11/2/2026). Sejumlah personel Satpol PP Kota Bogor terlihat berjaga untuk memastikan area tersebut tetap steril.
Sebelumnya, lokasi ini telah beberapa kali ditertibkan oleh Satpol PP Kota Bogor. Sejak penertiban terakhir pada Senin (19/1/2026), petugas terus disiagakan guna mencegah PKL kembali berjualan. Namun, sejumlah pedagang masih nekat membuka lapak di kawasan tersebut.
Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops) Satpol PP Kota Bogor, Surya Darma, menjelaskan bahwa pengamanan sebenarnya dilakukan secara berkelanjutan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, sebagian personel sempat ditarik untuk kebutuhan kegiatan lain, sehingga ada celah yang dimanfaatkan PKL untuk kembali berjualan.
Baca Juga:Rayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota BandungPenjahit Rumahan Bersiap Hadapi Lonjakan Pesanan
“Kemarin memang ada penjagaan, tapi beberapa personel ditarik untuk kegiatan lain. Sejak awal penertiban, Jalan Mayor Oking terus dilakukan penjagaan pasca-penertiban. Ke depan, kami tetap berkomitmen melakukan penjagaan setiap hari,” ujar Surya saat dikonfirmasi, Rabu (11/2/2026).
Ia menambahkan, pada Selasa (10/2/2026), pihaknya kembali menggelar penertiban mendadak di kawasan tersebut. Dalam operasi itu, enam PKL diamankan karena kedapatan kembali berjualan di lokasi yang telah dilarang.
“Penindakan kemarin ada enam PKL yang ditindak karena kembali berjualan. Barang dagangan diamankan di kantor, dan pelanggar dikenakan sanksi denda sesuai peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Pada penertiban sebelumnya, Satpol PP Kota Bogor tercatat menertibkan 94 PKL, yang sebagian besar merupakan pedagang kuliner dengan gerobak dorong.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu siang, tidak terlihat lagi aktivitas PKL di sepanjang trotoar Jalan Mayor Oking. Petugas Satpol PP juga tampak berjaga secara ketat.
Surya menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan untuk menjaga ketertiban dan memastikan trotoar kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
“Sterilisasi trotoar di Jalan Mayor Oking dilakukan untuk mengembalikan fungsinya bagi pejalan kaki, menjaga ketertiban umum, serta meminimalisir kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi. Penjagaan akan terus kami lakukan,” tandasnya.
