JABAR EKSPRES – Como menorehkan catatan bersejarah di ajang Coppa Italia setelah memastikan tiket semifinal untuk pertama kalinya dalam 40 tahun terakhir. Kepastian tersebut diraih usai menyingkirkan Napoli lewat drama adu penalti yang menegangkan.
Pertandingan yang digelar Rabu, 11 Februari 2026 dini hari WIB itu berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal. Como akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 7-6 pada babak sudden death adu penalti.
Hasil ini mengantar Como berhadapan dengan Inter Milan di semifinal Coppa Italia, sebuah pencapaian luar biasa bagi klub yang musim ini tampil konsisten di berbagai kompetisi.
Napoli Datang dengan Kondisi Tidak Ideal
Baca Juga:Resmi! Ini 3 Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ada Tim Eropa Kuat
Napoli yang dilatih Antonio Conte datang ke laga ini dengan banyak persoalan cedera. Sejumlah pemain utama seperti David Neres, Giovanni Di Lorenzo, Andre Frank Zambo Anguissa, Billy Gilmour, hingga Kevin De Bruyne harus absen.
Absennya Scott McTominay membuat Eljif Elmas dipercaya mengisi lini tengah, sementara Giovane turun sebagai starter di lini depan. Pos penjaga gawang tetap dipercayakan kepada Vanja Milinkovic-Savic.
Como Unggul Lebih Dulu
Sejak awal laga, Como tampil agresif. Jayden Addai sempat mengancam lewat percobaan tendangan lob, meski belum menemui sasaran. Napoli membalas melalui Rasmus Hojlund, namun kiper Como Jean Butez tampil sigap.
Tekanan Como akhirnya berbuah penalti setelah Alex Valle mengirimkan umpan silang yang berujung pelanggaran Matias Olivera. Martin Baturina yang maju sebagai eksekutor sukses membawa Como unggul 1-0 pada menit ke-39.
Napoli Bangkit di Babak Kedua
Napoli nyaris mendapat keuntungan ketika Jacobo Ramon melanggar Hojlund di dekat kotak penalti. VAR melakukan peninjauan, namun keputusan wasit tetap kartu kuning.
Memasuki babak kedua, Napoli langsung menyamakan skor. Hanya satu menit setelah kick-off, umpan cepat Hojlund mengarah ke Vergara yang sukses menaklukkan Butez dan membuat skor berubah menjadi 1-1.
Gol tersebut membuat Napoli tampil lebih menekan. Peluang demi peluang tercipta, termasuk sundulan Hojlund dan sepakan dari situasi bola mati. Namun Como juga beberapa kali mengancam melalui Mergim Vojvoda dan Tasos Douvikas.
