JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah meresmikan dimulainya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 yang berlangsung di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam keterangannya, Dadang Supriatna menjelaskan bahwa TMMD Reguler ke-127 memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu sasaran utama adalah pembangunan jalan beton di Desa Cipelah yang akan terhubung langsung hingga wilayah perbatasan Kabupaten Cianjur. Jalan tersebut dirancang sepanjang 1,5 kilometer, memiliki lebar 3 meter, dan menggunakan lapisan beton setebal sekitar 20 sentimeter.
Ia menegaskan, pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memihak kebutuhan masyarakat. Pendanaan infrastruktur dilakukan melalui dua mekanisme, salah satunya melalui pelaksanaan TMMD ke-127, dengan dukungan anggaran sebesar Rp10 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung Tahun 2026.
Baca Juga:Paling Gesit dan Irit Bensin 2026, Ini 4 Motor Yamaha yang Paling Banyak DirekomendasikanKUR BRI 2026 Pinjaman Rp90 Juta: Cicilan Ringan untuk UMKM, Ini Simulasi Terbarunya
“Kami berkolaborasi dengan TNI AD untuk membangun jalan di Program TMMD ke-127 tahun 2026 ini juga berdasarkan instruksi Pak Presiden Prabowo dan Program Strategisnya Pak Kasad (Kepala Staf Angkatan Darat) untuk bisa membantu masyarakat dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi,” jelas Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.
Menurutnya pembangunan jalan tersebut akan memperlancar pertumbuhan ekonomi di Cipelah karena Rancabali memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi dengan para petaninya.
Bupati Kang DS mengakui masih ada sejumlah titik yang perlu mendapat perhatian untuk perbaikan jalan. Bukan hanya di Cipelah, termasuk di Kampung Londok Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu pun jalan sepanjang 20 km menjadi prioritas untuk diselesaikan pembangunannya pada tahun ini.
“Total kita anggarkan untuk pembangunan jalan tahun ini sekitar Rp200-300 miliar. Pada triwulan pertama di angka Rp127 miliar dulu dan nanti kita tambah lagi Rp100 miliar,” sebut Kang DS.
Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah mengatakan TMMD yang dilaksanakan selama 30 hari ini merupakan wujud sinergi antara Pemkab Bandung dengan Kodim 0624 beserta stakeholder terkait di wilayah Kabupaten Bandung dan masyarakat Desa Cipelah.
“Melalui TMMD ini diharapkan terwujud suatu kebersamaan dalam membantu masyarakat mengatasi kendala-kendala seperti di bidang infrastruktur, transportasi, pendidikan dan kesejahteraan. Sasaran fisik utama TMMD ke-127 ini adalah pembangunan jalan Cipelah,” jelas Dandim.
