Turun ke Permukiman Pacet Kabupaten Bandung, Macan Tutul Akhirnya Diamankan

Macan tutul yang sempat berkeliaran akhirnya terhimpit di tembok dan pagar kemudian ditangkap untuk dievakuasi
Macan tutul yang sempat berkeliaran akhirnya terhimpit di tembok dan pagar kemudian ditangkap untuk dievakuasi. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Warga Pasar Maruyung, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, digegerkan oleh kemunculan seekor macan tutul yang berkeliaran di area permukiman, Kamis (5/2), sekitar pukul 07.30 WIB.

Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial setelah beredar video yang memperlihatkan satwa liar tersebut berlarian di kawasan permukiman warga.

Kepala Desa Maruyung, Apen Supendi, membenarkan adanya kemunculan macan tutul tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihak desa langsung menuju lokasi kejadian.

Baca Juga:Buah Bit, Umbi Kaya Manfaat untuk Kesehatan TubuhRayakan 3 Tahun Perjalanan, Grey Art Gallery Perluas Ekosistem Lewat GREY Hair and Nail Artistry dan GREY CUBE

“Desa menerima laporan jika macan tutul terlihat berkeliaran dari area pasar hingga ke perkampungan warga,” ujar Apen, Kamis (5/2).Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ukuran macan tutul tersebut diperkirakan sebesar seekor kambing dewasa. Dari rekaman video yang beredar, satwa liar itu tampak panik dan kebingungan, hingga berlarian ke gang permukiman, halaman rumah warga, bahkan sempat naik ke tembok bangunan.

Dalam kejadian tersebut, macan tutul sempat menyerang dua orang warga hingga mengalami luka.

“Macan tutul tersebut menyerang warga. Ada dua orang yang terluka, satu di antaranya langsung dibawa ke puskesmas,” kata Apen.

Setelah sempat berkeliaran, macan tutul akhirnya berhasil dikepung warga hingga terpojok di dekat tembok bangunan. Karena termasuk satwa yang dilindungi, hewan tersebut kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.

Apen mengimbau warga agar tetap waspada dan menghindari aktivitas di sekitar lokasi kejadian hingga situasi dinyatakan aman.

“Kami mengimbau warga tetap waspada dan menghindari lokasi kemunculan satwa liar tersebut sebelum dinyatakan aman,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat, Ery Mildrayana, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Baca Juga:Hari ke-11 Pencarian, 67 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu TeridentifikasiLangkah Tua Emak Eti, Rezeki dari Gorengan

“Betul, sejumlah petugas telah meluncur ke lokasi untuk penanganan dan evakuasi,” ujarnya.Proses Penangkapan Berlangsung Hampir Dua Jam

Macan tutul tersebut akhirnya berhasil diamankan setelah proses penangkapan yang berlangsung hampir dua jam, terkendala keterbatasan peralatan serta kondisi medan yang sempit dan berpagar.

Salah seorang warga, Akhmad (45), mengatakan proses evakuasi berlangsung sejak sekitar pukul 08.45 WIB hingga mendekati pukul 11.00 WIB.

0 Komentar