4 Hari Pencarian, Korban Terseret Arus Sungai Ciajag di Kabupaten Bandung Ditemukan Meninggal

Tim SAR Gabungan saat evakuasi korban terbawa arus yang berhasil ditemukan di hari keempat pencarian dengan ko
Tim SAR Gabungan saat evakuasi korban terbawa arus yang berhasil ditemukan di hari keempat pencarian dengan kondisi meninggal dunia. (Kalak BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin for Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Upaya pencarian terhadap Enok (41), warga Kampung Cijangra RW 02/RW 01, Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, yang terseret arus Sungai Ciajag akhirnya membuahkan hasil. Setelah empat hari pencarian, korban berhasil ditemukan pada Kamis, 5 Februari 2026.

Korban diketahui terseret arus sungai saat hendak menuju kamar mandi. Proses pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang bekerja intensif sejak hari pertama kejadian.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, memastikan bahwa operasi pencarian resmi ditutup setelah korban ditemukan.

Baca Juga:Mendekati Akhir Operasi SAR, Baru 52 Korban Longsor Cisarua TeridentifikasIBuah Bit, Umbi Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

“Hasil operasi SAR hari keempat terhadap satu warga yang terbawa arus Sungai Ciajag di Desa Cilame, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Wahyudin kepada Jabar Ekspres, Kamis (5/2).

Wahyudin menjelaskan, operasi SAR pada hari keempat dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan pelaksanaan briefing, pembagian personel, serta penjelasan standar operasional prosedur (SOP) dan petunjuk teknis di lapangan.

Sekitar pukul 08.30 WIB, Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dari lokasi kejadian perkara (LKP) dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan pencarian dari Muara Ciwidey hingga Sektor 8 menggunakan LCR Tagana Kabupaten Bandung sejauh kurang lebih tiga kilometer.SRU 2 menyisir area dari Curug Jompong hingga Sektor 9 menggunakan LCR Basarnas dan LCR BPBD Kabupaten Bandung sejauh tujuh kilometer.Sementara SRU 3 melakukan pemantauan dari udara menggunakan drone BPBD Kabupaten Bandung dari Leuwi Muning hingga Jembatan Muara sejauh tiga kilometer.

“Sekitar pukul 09.50 WIB, korban atas nama Enok berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Wahyudin.

Selanjutnya, pada pukul 11.08 WIB, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans. Operasi SAR kemudian ditutup secara resmi setelah dilakukan debriefing pada pukul 11.15 WIB, dan seluruh unsur SAR dikembalikan ke satuan masing-masing.

(Bas)

0 Komentar