JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan memberikan pelatihan konten kreator bagi masyarakat.
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor meyatakan, bentuk pelatihan konten kreator tersebut sebagai upaya untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
“Jadi kita kan bentuknya wirausaha, sama ini ada pelatihan konten kreator sih,” kata Ketua Tim Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja, Retno Pangestuti Widianti, pada Selasa (3/2/2026).
Baca Juga:Pengangguran di Kabupaten Bogor Meningkat, Lulusan SMK MendominasiTarget Rampung Juli 2026, Pembongkaran Bangunan Utama Pasar dan Plaza Bogor Dimulai Hari Ini!
Ia menilai, mengadakan pelatihan konten krator karena melihat banyaknya peluang kerja pada masa digitalisasi dan di luar dari sektor kerja formal.
“Pasti sekarang yang lagi rame nih, yang lagi digandrungi gitu atau mungkin bisa jadi peluang nih, peluang untuk masyarakat bisa mengembangkan (potensi),” kata dia.
“Mungkin mereka yang punya kemampuan sebagai konten kreator, punya passion ke situ. Ya dikasih wadah lah, dikasih ruang lah gitu, supaya bisa lebih profesional mungkin ya,” sambungnya.
Dirinya menutur, akan mengadakan pelatihan tersebut sebanyak 15 angkatan dengan rincian satu angkatan diikuti oleh 20 orang. “20 orang kali 15 angkatan. Pasti yang mendasari itu lah, pasti ada peluang di situ,” pungkasnya.
Sebelumnya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Bogor meningkat. Pada 2024 lalu, angka TPT berada pada 7,34 persen dan pada 2025 naik menjadi 7,69 persen.
Melansir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, TPT didominasi oleh lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
TPT pada Agustus 2025 disebut memiliki pola yang hampir sama dengan Agustus 2024 lalu. SMK masih mendominasi TPT dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya yaitu, 12,72 persen.
Baca Juga:Awal 2026, Bandung Klaim Catat Deflasi 0,09 PersenDisorot Presiden Prabowo, Pemkab Bogor Tertibkan 382 Spanduk dan Baliho di Babakan Madang
Sementara itu, TPT paling rendah berada pada tingkat tamatan lulusan perguruan tinggi sebesar 3,90 persen.
Pada TPT tingkat lulusan SMA mengalami kenaikan sebesar 0,89 poin dengan rincian tahun 2024 sebesar 9,54 persen menjadi 10,43 persen pada 2025.
