JABAR EKSPRES – Deretan demonstran berdiri rapat di trotoar Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Mereka membentangkan poster dengan pesan beragam, dari seruan solidaritas untuk Palestina hingga penolakan terhadap rencana keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace.
Di tengah lalu lintas kota dan bangunan bersejarah yang menjadi saksi Konferensi Asia Afrika, aksi itu berlangsung dengan pengeras suara, serta pesan visual yang mencolok.
Sejumlah peserta mengenakan pakaian dominan merah dan hitam. Beberapa menutup wajah dengan syal bermotif keffiyeh. Di antara mereka, terlihat poster bergambar wajah tokoh politik dunia yang disilangkan dengan narasi kritik.
Baca Juga:Ramai Soal Reshuffle Kabinet Prabowo Siang Ini, Nama Juda Agung Menguat untuk Posisi WamenkeuLayvin Kurzawa, Jawaban Persib di Fase Paling Menentukan
Ada pula tulisan besar berbunyi “No More Imperialism, Respect International Law” dan “Indonesia Satpam Israel? Kok Join Board of Peace”. Pesan-pesan itu menggarisbawahi kegelisahan massa terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia.
Aksi tersebut digelar oleh mahasiswa dan aktivis solidaritas Palestina. Isu utama yang mereka soroti bukan hanya soal agresi Israel, tetapi juga keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace, sebuah forum internasional yang dinilai tidak netral karena melibatkan Israel sebagai anggotanya.
Perwakilan Bandung Students for Justice in Palestine, Ridwan Andrianou, mengatakan aksi itu merupakan bentuk penolakan atas kebijakan tersebut.
“Aksi ini sebagai penolakan kita bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace. Ini kayak saingan PBB bikinan trump,” ungkap Ridwan saat diwawancarai Jabar Ekspres di lokasi.
Pernyataan itu, mencerminkan kecurigaan massa bahwa forum tersebut tidak lahir dari semangat multilateralisme yang adil.
Di barisan depan, seorang peserta mengangkat poster bertuliskan “Bandung Stands in Solidarity with the Hunger Strikers”. Tulisan ini mengaitkan aksi lokal di Bandung dengan perjuangan warga Palestina yang melakukan mogok makan.
Aksi visual semacam itu, menjadi cara massa menghubungkan isu global dengan ruang kota yang sarat sejarah anti-kolonialisme.
Baca Juga:Dion Markx Jadi Simbol Regenerasi Persib BandungDPRD KBB Fraksi PDI Perjuangan Kawal MBG Agar Berkualitas dan Tepat Sasaran
Ridwan juga menyinggung soal komposisi Board of Peace yang dinilai bermasalah. Ia menyatakan, “Kalau trump bilang untuk perdamaian di Gaza, cuman isinya penjahat perang. Bahkan Israel masuk ke board of peace,” singgungnya.
