Selain faktor geografis, banjir juga dipicu oleh tingginya curah hujan yang terjadi secara terus-menerus. Intensitas hujan tinggi menyebabkan air tidak tertampung secara optimal, diperparah dengan kondisi saluran air yang menyempit akibat sedimentasi serta tumpukan sampah yang menghambat aliran sungai.
Menurut Thothoh, penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah. Oleh karena itu, Pemkot Cimahi mulai mengedepankan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.
“Masyarakat kami imbau untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sampah yang menyumbat saluran air akan memperparah banjir dan berdampak langsung ke lingkungan tempat tinggal warga sendiri,” katanya menutup. (Mong)
