Genjot Produksi Ikan, DKP Jabar Beri Dukungan Sarpras dan Benih

Genjot Produksi Ikan, DKP Jabar Beri Dukungan Sarpras dan Benih
Pertemuan Komisi II dengan DKP, Kamis lalu. (Son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat berupaya menggenjot produksi ikan, salah satunya melalui dukungan sarpras dan benih unggul.

Kepala DKP Jabar Rinny Cempaka menguraikan, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk kembali mendongkrak produksi ikan Jawa Barat. Misalnya dengan bantuan untuk sarana dan prasarana budi daya ikan.

“Kami memberikan bantuan juga untuk sarana-prasarana budidaya. Ikan nila, ikan lele,” terangnya kepada Jabar Ekspres, Kamis (29/1).

Baca Juga:Ribuan Ikan KJA di Waduk Saguling Mati Mendadak, Petani Terancam Rugi BesarRibuan Ikan Mati, DLH Siap Segel Perusahaan yang Terbukti Buang Limbah di Situ Citongtut

Rinny melanjutkan, dukungan sarana itu seperti bantuan kolam budidaya bioflok. “Termasuk benih,” cetusnya.

Harapannya dengan berbagai upaya itu bisa makin mendongkrak produksi ikan di Jawa Barat, mengingat Ikan menjadi salah satu komoditi yang potensial di Jawa Barat.

Misalnya berdasarkan data RPJMD Jawa Barat, tercatat produksi ikan di Jawa Barat juga cukup potensial. Pada 2024 tercatat produksi perikanan tangkap di Jabar tembus 291.284,15 ton. Sedangkan perikanan budidaya tembus 1.298.112,23 ton.

Lalu terdapat beberapa jenis produk perikanan yang cukup menonjol. Yakni Gurame, Lele, Nilai, Ikan Mas, dan Udang Vaname. Data tahun 2024 mencatat volume produksi kelima produk perikanan tersebut mencapai 960.108,73 ton dengan nilai produksi mencapai Rp28,16 triliun.

Selain bantuan sarana prasarana, DKP juga mengupayakan perbaikan infrastruktur. Seperti perbaikan Pelabuhan Jayanti di Cianjur.

Rinny menjelaskan, alokasi anggaran untuk proyek itu juga tidak sedikit. Nilainya sekitar Rp35 miliar. “Harapan kami tuntas dalam 1 tahun. Tidak multi years,” terangnya. (son)

0 Komentar