Hari Ketujuh Pencarian, Tim SAR Kembali Temukan 5 Korban Longsor Pasirlangu

Hari Ketujuh Pencarian, Tim SAR Kembali Temukan 5 Korban Longsor Pasirlangu
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki hari ketujuh operasi pencarian, Tim SAR gabungan kembali menemukan lima body pack korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Penemuan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam operasi SAR yang terus dilakukan sejak bencana longsor terjadi, pada Sabtu (24/1) lalu.

Dengan tambahan lima body pack pada hari ketujuh ini, total korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi longsor mencapai 60 body pack sejak hari pertama pencarian.

Baca Juga:PVMBG Ungkap Penyebab Longsor Cisarua, Begini PenjelasannyaBasarnas Tambah Alat Berat di Hari Ketujuh Pencarian Longsor Pasirlangu

Berdasarkan data Disaster Victim Identification (DVI) Polri, hingga kini sebanyak 44 jenazah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, proses identifikasi terhadap jenazah lainnya masih terus berlangsung.

“Kami pastikan operasi SAR tidak akan dihentikan selama masih ada korban yang belum ditemukan,” ujar Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Posko Basarnas Longsor Pasirlangu, Jumat (30/1/2026).

Ia memastikan, seluruh unsur SAR tetap dikerahkan secara maksimal meski menghadapi berbagai kendala di lapangan.

“Setelah evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat, kami sepakat operasi pencarian tetap dilanjutkan. Fokus kami adalah menemukan seluruh korban yang masih tertimbun material longsor,” katanya.

Syafii menjelaskan, hingga saat ini setidaknya 20 orang dilaporkan hilang. Namun angka tersebut bersifat sementara dan dapat berubah seiring pendataan serta asesmen lanjutan yang dilakukan oleh Search Management Cell (SMC), Incident Commander (IC), dan tim DVI Polri.

“Sejak awal kejadian, data korban terus berkembang. Informasi awal mencatat 113 warga terdampak dari 34 kepala keluarga. Dalam perkembangannya, jumlah tersebut bertambah menjadi 158 warga dari 35 kepala keluarga,” jelasnya.

Ia mengakui, proses pencarian dihadapkan pada tantangan medan yang berat. Tebalnya material longsor, kondisi tanah labil, serta cuaca tidak menentu kerap memperlambat upaya evakuasi. Meski demikian, Tim SAR tetap bekerja secara bergantian selama 24 jam untuk memaksimalkan pencarian.

Baca Juga:Hari ke-6 Pencarian, DVI Polda Jabar Terima Dua Kantung Jenazah Korban Longsor41 Kantong Jenazah Korban Longsor Berhasil Diidentifikasi DVI Polda Jabar

Untuk mendukung kelancaran operasi, berbagai unsur dilibatkan, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan. Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga melakukan operasi modifikasi cuaca guna menekan intensitas hujan di sekitar lokasi pencarian.

0 Komentar