Jika sudah pada level tinggi dan mendapatkan banyak fasilitas, maka karyawan bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp15 juta perbulannya. Namun belum banyak yang bisa mencapai level tersebut, karena membutuhkan banyak modal untuk deposit investasinya.
Meski mendatangkan untung besar seperti yang banyak diklaim oleh para membernya, tidak sedikit yang masih meragukan keamanan berinvestasi di aplikasi MBA ini.
Lantaran belum memiliki ijin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selain itu beberapa ciri skema ponzi juga muncul di aplikasi ini, sehingga banyak yang mencurigainya sebagai moneygame dan berpotensi menjadi penipuan.
Baca Juga:Opalp Exchange Targetkan Dapat Sertifikasi OJK Pada April 2026, Tidak jadi SCAM?BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL Tanggap Darurat Bencana untuk Penyintas Longsor Cisarua
Jadi apakah aman menggunakan aplikasi ini untuk investasi?, jawabnya tidak ada jaminan, karena belum terdaftar di OJK sehingga apliaksi ini bisa dibilang masih ilegal.
Operasional aplikasi ini tidak diawasi oleh OJK, sehingga jika sampai terbukti penipuan, tidak akan ada perlindungan dari negara. Kerugian yang diderita para membernya tidak bisa dimintakan pertanggung jawabannya.
Jadi apakah tetap akan menggunakan aplikasi yang memiliki resiko besar seperti ini?
