Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Kabupaten Bandung Barat Merangkak Naik 

Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Kabupaten Bandung Barat Merangkak Naik 
Pedagang daging sapi di Pasar Tagog Padalarang, Bandung Barat. Kamis (29/1). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang bulan suci Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai bergerak fluktuatif.

Kenaikan paling menonjol terjadi pada komoditas daging sapi, sementara harga daging ayam justru mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan di Pasar Tagog Padalarang, harga daging sapi saat ini dijual di kisaran Rp135 ribu per kilogram. Harga tersebut naik cukup signifikan dibandingkan kondisi normal yang sebelumnya berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

Baca Juga:Pemerintah Optimistis Harga Pangan Terkendali Jelang Ramadhan 2026Harga Ayam Landai, Pemda KBB Diminta Kendalikan Pangan Jelang Ramadan

Salah seorang pedagang daging sapi, Fitri, mengatakan kenaikan harga mulai dirasakan sejak sekitar sepekan terakhir dan berpotensi terus bergerak naik seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

“Harganya sekarang sudah di Rp135 ribu per kilogram. Kalau permintaan terus naik dan pasokan tetap terbatas, bisa saja tembus Rp150 ribu,” kata Fitri saat ditemui di Pasar Tagog Padalarang, Kamis (29/1/2026).

Menurut Fitri, lonjakan harga daging sapi kerap terjadi menjelang Ramadan dan Idulfitri. Selain faktor meningkatnya kebutuhan masyarakat, pasokan dari distributor juga dinilai belum sepenuhnya lancar.

“Setiap mendekati puasa atau Lebaran, permintaan pasti naik. Sementara barang yang masuk ke pedagang justru tidak sebanyak biasanya,” ujarnya.

Sementara itu, harga daging ayam di Pasar Tagog Padalarang justru mengalami penurunan dalam sepekan terakhir.

Salah seorang pedagang ayam, Deden, menyebut harga ayam potong saat ini berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram, turun sekitar Rp3 ribu dibandingkan pekan sebelumnya.

“Sejak minggu lalu harganya turun. Sekarang rata-rata dijual Rp30 ribu per kilogram,” kata Deden.

Baca Juga:Menko Zulhas Cuma Cek Harga Pangan di Pasar Atas Cimahi, Aksi Lapangan MinimHarga Pangan dan Ayam Relatif Aman di Pasar Cibinong

Meski demikian, Deden memperkirakan penurunan harga tersebut tidak akan berlangsung lama. Ia menilai harga daging ayam berpotensi kembali naik saat memasuki awal Ramadan.

“Biasanya menjelang puasa permintaan naik lagi, bisa jadi harganya naik sampai Rp35 ribu per kilogram,” ujarnya.

Fluktuasi harga kebutuhan pokok ini menjadi perhatian masyarakat menjelang Ramadan, mengingat konsumsi rumah tangga cenderung meningkat pada periode tersebut.

“Kami para pedagang berharap distribusi dari pemasok tetap berjalan lancar agar lonjakan harga tidak terlalu membebani konsumen,” pungkas Deden. (Wit)

0 Komentar